31 October 2020, 23:39 WIB

BI : ISEF 2020 Catat Transaksi Sebesar Rp5,03 Triliun


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

BANK Indonesia (BI) melaporkan kegiatan Indonesia Syariah Economic Festival ke-7 atau ISEF 2020, mencatat transaksi senilai Rp5,03 triliun. Angka tersebut terdiri dari kesepakatan pembiayaan, komitmen transaksi business to business, transaksi ritel business to consumer, dan komitmen wakaf produktif.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng pada kesempatan closing ceremony ISEF 2020, Sabtu (31/10) menyampaikan, pandemi covid-19 tidak menyurutkan semangat penyelengaraan ISEF secara virtual.

"Hal tersebut justru memberikan hidayah dan optimisme penciptaan peradaban baru yaitu peradaban digital," kata Sugeng dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan sebagaimana ditegaskan Presiden Joko Widodo dalam pembukaan ISEF 2020 beberapa waktu lalu, kegiatan itu dapat mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber baru pertumbuhan nasional. Pertumbuhan itu guna mendukung perwujudan Indonesia maju dan menjadi salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

ISEF 2020, sebut Sugeng, telah mendapatkan rekognisi sebagai salah satu kegiatan utama berskala internasional, integrator strategis (strategic integrator) pertemuan dan kesepakatan berbagai pihak, dan tidak kalah pentingnya sebagai sarana efektif peningkatan literasi dan pengetahuan masyarakat luas terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

Baca juga : BI Dorong Penggunaan Wakaf Lintas Negara untuk Bangun Ekonomi

Mengangkat tema 'Pemberdayaan bersama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah melalui mata rantai industri dan ekonomi halal untuk kesejahteraan umat dunia', ISEF 2020 merupakan hasil sinergi Bank Indonesia dengan Kementerian dan Lembaga anggota Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika – Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) dan lainnya.

Dijelaskan, rangkaian kegiatan ISEF 2020 yang dimulai sejak kick-off pada 7 Agustus 2020 sampai dengan 31 Oktober 2020 melibatkan berbagai kalangan dengan penuh antusiasme. ISEF 2020 terdiri dari 211 kegiatan yang dilakukan secara virtual, diikuti oleh 777 pelaku usaha, 165 desainer dan 2.551 peserta kompetisi.

Adapun peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan ISEF 2020 juga sekiyar 431 ribu. Meningkat dibandingkan penyelenggaraan ISEF 2019 yang diikuti oleh 40 ribu pengunjung/peserta. Selain itu, jumlah pengunjung Platform Virtual ISEF Terintegrasi yang mencapai 166 ribu pengunjung yang berasal dari 93 negara.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus berkomitmen untuk mengimplementasikan tiga pilar pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, guna mendukung akselerasi ekonomi dan keuangan syariah nasional," pungkas Sugeng. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT