31 October 2020, 20:31 WIB

AP II : Airport 4.0 Menjadi Basis Transformasi Kedepan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PRESIDEN Direktur PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin menuturkan, sejak empat tahun lalu pihaknya memulai transformasi digital dalam pelayanan dan konektivitas penerbangan untuk menuju era 4.0.

“Pada pekan lalu, kami mencanangkan Second Curve Transformation periode 2020 - 2024 untuk memasuki era Airport 4.0," ujar Awaluddin dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (31/10).

Second Curve Transformation, kata Awaluddin, sebagai upaya perseroan memasuki era Airport 4.0 yang mengedepankan pengelolaan bandara melalui artificial intelligence (AI), big data analytics, roboting, automation atau penggunaan mesin, dan teknologi virtual reality (VR).

Awaluddin menjelaskan, saat ini pihaknya memanfaatkan teknologi di tengah pandemi dengan menerapkan konsep Biosafety dan Biosecurity Management. Ia menjelaskan, Biosecurity Management guna melindungi publik dari bahaya covid-19, sementara Biosafety Management upaya membuat lingkungan dan infrastruktur tetap sehat, aman dan higienis.

Baca juga : Proyek Pelabuhan Patimban Dipastikan tak Ganggu Aktivitas Nelayan

Implementasi teknologi yang diterapkan di dalam kedua konsep tersebut, lanjut Awaluddin, dengan penggunaan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh secara masif, penggunaan aplikasi Travelation untuk mengurangi kontak, layanan Video Customer Assistant (VICA) yang menghadirkan asistensi kepada masyarakat melalui virtual, dan penyediaan smart vending machine dengan produk alat pelindung diri (APD

Selain itu, Awaluddin menuturkan, teknologi dan digitalisasi yang digunakan juga membawa bandara-bandara PT Angkasa Pura II mendapat pengakuan global.

Ia menyebut, Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan pintu utama Indonesia pada World’s Top 100 Airports 2020 di dalam Skytrax World Airport Awards 2020 berhasil naik peringkat ke posisi 35, naik dari 2019 di peringakt 40. (OL-7)

BERITA TERKAIT