30 October 2020, 19:40 WIB

Ustadz Maulana Ditikam saat Ceramah Maulid di Aceh


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

USTADZ Muhammad Zaid Maulana ditikam oleh lelaki berinisial MA,37, dengan sebilah pisau saat berceramah Maulid Nabi di Masjid Al Husna Desa Kandang Blang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, pada Kamis (29/10) malam. Pelaku mantan anggota polisi yang dipecat pada 2017.

Peristiwa berawal ketika ustadz Maulana sedang menyampaikan ceramah atau tausiah sekitar pukul 21.30 Wib. Tiba-tiba pelaku memasuki masjid melalui jendela belakang dengan memegang sebilah pisau. Dari arah belakang MA langsung mengarahkan pisau pada leher ustadz Maulana.

Beruntung ustadz Maulana spontan, berhasil menepis tikaman itu dengan tangan kirinyasehingga terhindar dari leher. Tangan ustadz pun terselib pisau sehingga keluar darah segar. Goresan kecil juga mengenai leher penceramah tersebut.

Ustadzpun segera lari ke depan dan diamankan jemaah. Namun, pelaku berhasil kabur di kegelapan malam. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nurul Hasanan, Kutacane.

Jajaran Polres Aceh Tenggara berhasil menangkap pelaku di rumahnya kawasan Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan. Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh personel reskrim Polres Aceh Tenggara, di Kutacane.

Kapolres Aceh Tenggara, Wanito Eko Sulistyo mengatakan, dari pengakuan pelaku, sebelu melakukan aksinya pelaku minum-minuman keras jenis tuak terlebih dulu.

Kapoltes juga membenarkan bahwa MA mantan anggota Polri jajaran Polres Aceh Tenggara. Dia terakhir bertugas di Sat Shabara Polres Aceh Tenggara. Karena jarang masuk tugas dan pelanggaran berat pada tahun 2017 dipecat dari
keanggotaan Polri.

Sesuai penelusuran Media Indonesia, pada Jumat (30/10), pelaku MA disebut sebut sering memakai narkoba jenis sabu. Lalu suka membuat onar di kampungnya kawasan Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan.

"Dia pecandu narkoba dan sangat meresahkan banyak orang di kampungnya. Dikenal suka bermain sabu. Mungkin dia merasa terusik mendengan ceramah agama " tutur Samsuar, anggota DPR Kabupaten Aceh Tenggara, kepada Media Indonesia. (OL-13)

Baca Juga: Anggota DPD RI Dapil Bali Dilaporkan ke Polisi

BERITA TERKAIT