30 October 2020, 17:55 WIB

Pengunjung Hutan Dewi Mangrove Sari di Brebes Membludak


Supardji Rasban | Nusantara

LIBUR panjang Maulid Nabi Muhammad S.A.W. obyek wisata (OW) Hutan Dewi Mangrove Sari di Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingii, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi pilihan favorit warga.

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, protokol kesehatan diterapkan dengan ketat, ratusan warga masih mengunjungi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Brebes tersebut.

Ratusan pengunjung tidak bergerombol dan berdesak-desakan, karena OW hutan mangrove tersebut berada di tengah laut dan areanya luas, sehingga para pengunjung terpencar.

"Memang ada ratusan pengunjungnya tapi kan mereka tidak bergerombol berdesak-desakan, karena mereka datangnya juga tidak serentak dan waktu berkunjungnya dari pagi hingga sore," ujar pengelola OW Hutan Dewi Mangriove Sari, Rusjan, Jumat (30/10).

Rusjan menuturkan, sejak virus korona mewabah mulai Maret lalu, memang OW Hutan Dewi Mangrove Sari sempat ditutup sama sekali sampai Agustus. Sesudah itu dibuka tapi pengunjungnya sangat dibatasi sampai Oktober.

"Kalau waktu normal sebelum ada pandemi Covid-19 mengunjungnya sehari bisa 1.500 hingga 2.000 orang terutama kalau hari-hari libur. Kalau saat-saat seperti sekarang paling banyak 500 orang," terang Rusjan.

Rusjan menyebut, selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad S.A.W ini pihaknya lebih memperketat protokol kesehatan lagi. "Mulai dari naik perahu hingga masuk ke obeyek wisata pengunjung kita wajibkan memakai masker,"
ucap Rusjan.

Tak hanya itu, tempat-tempat cuci tangan lengkap dengan sabun atau handstiner juga tersebar di banyak titik baik di luar maupun di dalam area obyek wisata. "Itu memang anjuran dari Pemkab Brebes," jelas Rusjan.

Ia menambahkan, tarif masuk OW Hutan Mangrove Sari selama libur panjang kali ini ada sedikit kenaikan dari semula setiap orang Rp20.000 sekarang menjadi Rp25.000 per-orang. "Itu sudah termasuk untuk membayar naik perahu dari daratan menuju lepas pantai," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Presiden: Libur Panjang Jangan Picu Kenaikan Kasus

 

BERITA TERKAIT