30 October 2020, 12:25 WIB

PSS Tak Soal Kompetisi Ditunda Asal Statusnya Jelas


Agus Utantoro | Sepak Bola

PS SLEMAN memahami situasi pelik yang kini sedang dihadapi oleh PSSI terkait dengan kelanjutan kompetisi sepakbola tahun 2020. Untuk penentuan langkah selanjutnya, saat ini PSS masih menunggu surat resmi dari PSSI yang berisi kelanjutan Liga 1 tahun 2020.

"Kami tak mau berandai-andai kapan itu berlanjut, apakah awal tahun 2021 itu Januari atau Februari. PSS menanti surat resmi dari PSSI,"  kata Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo di Jakarta, Jumat (30/10) saat dimintai tanggapannya atas keputusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI tentang kelanjutan kompetisi pada awal 2021.

Rapat Exco PSSI yang diadakan pada Rabu (28/10/2020) memutuskan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1,2,dan 3 pada tahun ini.
 
"Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang," jelas Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam laman PSSI.

Menurut Dirut PT PSS (Putra Sleman Sembada) pemilik klub PSS, Marco Gracia Paulo, soal waktu dimulainya lagi kompetisi, apakah Januari atau Februari 2021 tak jadi persoalan bagi PSS.  

"Justru masalahnya statusnya apa?," ujarnya.

Ia kemudian menyarankan agar PSSI segera mengadakan pertemuan dengan  klub-klub untuk berembug, mendengarkan aspirasi klub-klub.

"PSSI juga harus segera memutuskan soal kompetisi ini, karena menyangkut kebijakan klub untuk menyikapi perubahan yang terjadi. Tidak bisa digantung begitu saja. Sekali lagi kami memahami peliknya situasi yang dihadapi PSSI," kata Marco Gracia Paulo.

baca juga: Liga 1 Bergulir Tahun Depan

Terlebih, katanya, pada 2021 mendatang akan banyak even besar di tahun 2021. 

"Andai kompetisi dijalankan Januari, selesai April, itu jelas dengan asumsi PIala Dunia U-20 tetap berlangsung Mei 2021. Namun, terdapat kemungkinan even akbar itu diundur karena belum selesainya kualifikasi di banyak negara untuk masuk Piala Dunia 2020," ungkapnya.

PSS lebih memilih Liga 1 2020 tak usah dilanjutkan, meski semua klub sudah mengalami situasi yang berdarah-darah. Saat ini ujarnya, lebih tepat untuk menutup lembaran di 2020, dan fokus untuk persiapan yang lebih matang untuk Kompetisi Liga 1 2021. 

"Sehingga berbagai masalah yang ada di tahun 2020 ini tidak berimbas pada kompetisi 2021," pungkasnya. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT