30 October 2020, 10:50 WIB

AS Hingga Uni Eropa Kecam Serangan Teroris di Prancis


Nur Aivanni | Internasional

PARA pemimpin dunia mengutuk penikaman yang mematikan di kota Nice, Prancis, yang disebut Prancis sebagai serangan teroris Islam, pada Kamis (29/10). Kecaman datang mulai dari Presiden AS Donald Trump hingga para pemimpin Eropa.

"Hati kami bersama rakyat Prancis. Amerika berdiri bersama sekutu tertua kami dalam pertarungan ini," cuit Trump dalam akun Twitter-nya. 

Ia pun mengatakan serangan teroris Islam radikal harus segera dihentikan.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga mengutuk serangan itu. Ia mengatakan perdamaian tidak bisa dicapai dengan provokasi yang buruk.

Sementara itu, Qatar menyuarakan kecaman keras dan mengulangi penolakannya terhadap kekerasan dan terorisme, terutama terhadap tempat ibadah dan apa pun motifnya.

Baca juga:  Prancis Berlakukan Darurat Keamanan Pasca Serangan Teroris

Para pemimpin Uni Eropa pun dengan cepat menyatakan solidaritasnya dengan Prancis dan berjanji untuk menghadapi mereka yang berupaya menghasut dan menyebarkan kebencian.

"Saya mengutuk serangan keji dan brutal yang baru saja terjadi di Nice dan saya bersama Prancis dengan sepenuh hati," cuit Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

"Kami akan tetap bersatu dan bertekad dalam menghadapi kebiadaban dan fanatisme," imbuhnya.

Kanselir Jerman Angela Merkel pun sangat terguncang oleh pembunuhan brutal tersebut. Ia mengatakan bahwa pikirannya bersama keluarga dari mereka yang terbunuh dan terluka.

"Jerman mendukung Prancis pada masa yang sulit ini," katanya. (AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT