29 October 2020, 22:49 WIB

Hadapi Pandemi, Presiden Ajak Umat Islam di Tanah Air Bermunajat


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo berpesan kepada seluruh umat muslim di Tanah Air untuk bisa mengambil pelajaran dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebagai seorang nabi, selama hidupnya, Rasulullah memiliki begitu banyak sifat baik. Namun, salah satu yang terbaik adalah peduli kepada lingkungan, masyarakat, dan saudara di sekitar.

Baca juga: Peringatan Maulid Nabi Diwarnai Kenduri dan Zikir

"Beliau bersabda, siapa yang melepas kesusahan saudaranya, maka Allah akan melepas kesusahannya nanti pada hari kiamat," ujar Jokowi mengutip sabda Rasulullah, Kamis (29/10/2020).

Menurut Presiden, akhlak tersebut sangat penting untuk dapat diteladani terutama di tengah pandemi covid-19.

Pandemi tidak akan bisa ditangani secara sendiri-sendiri. Pemerintah pun mengakui sangat membutuhkan bantuan masyarakat serta seluruh elemen bangsa lainnya

"Pandemi tidak bisa dihadapi secara individual oleh orang per orang atau pun pemerintah saja. Usaha ini memerlukan ikhtiar bersama dengan semangat ukuwah islamiyah, ukuwah watoniyah, dan ukuwah insaniyah," tuturnya.

Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat karena selama delapan bulan memerangi covid-19, sudah banyak masyarakat yang ikut turun membantu pemerintah, baik secara materi maupun moril.

"Kita juga patut bersyukur, berterima kasih kepada seluruh masyarakat, organisasi keumatan dan kemasyarakatan, MUI, NU, Muhamadiyah dan lain-lain yang ikut bahu- membahu memberikan tenaga relawan, bantuan sosial, menyediakan fasilitas kesehatan untuk penanganan covid-19. Bergerak bersama melakukan kegiatan kemanusiaan. Bersinergi dengan pemerintah tanpa memandang perbedaan," ucap Kepala Negara.

Sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT, ia mengajak seluruh umat Muslim untuk mengambil hikmah dari cobaan yang tengah terjadi saat ini.

Ia pun menyampaikan satu pesan penting dari kisah sang nabi.

Ketika dilahirkan dunia, Muhammad langsung diberi ujian berat karena tidak memiliki sosok ayah yang mendampingi.

"Adakah ujian yang lebih berat dari seorang anak melebihi ujian menjadi anak yatim? Namun kemudian nabi tidak dibiarkan terlantar sendiri melainkan dilindungi dan diselimuti kasih sayang Allah," papar Jokowi.

Baca juga: Maulid Nabi Pemicu Semangat Mengabdi Negara dan Layani ...

Kisah tersebut mengirim pesan penting bahwa bagaimanapun beratnya ujian yang dihadapi manusia, Allah pasti akan selalu melindungi dan menyelamatkan umat-Nya.

"Saya mengajak umat Islam di seluruh Tanah Air untuk bermunajat, meminta pertolongan Allah SWT, memohon jalan keluar dari kesulitan, memberi kekuatan kepada bangsa kita agar segera pulih dan bangkit dari pandemi. Karena kita meyakini setiap kejadian dan ciptaan Allah pasti ada hikmahnya tidak ada yang sia-sia," tandasnya. (Pra/A-3)

BERITA TERKAIT