29 October 2020, 20:25 WIB

Biden dan Trump Bersaing Ketat di Florida Rebut Suara Elektoral


Faustinus Nua | Internasional

PERTEMPURAN untuk Florida berada di garis depan pemilihan presiden pada hari Kamis (29/10) ketika petahana Donald Trump dan penantang Demokrat Joe Biden mengadakan duel kampanye di negara bagian yang menjadi wilayah battleground state.

Trump mengadakan pertemuan pada 1:30 PM di Tampa, bagian dari wilayah penting di Florida. Pada saat yang sama, Biden berada di Broward County, Florida Selatan - rumah bagi pemilih Demokrat yang sangat besar. Kemudian, pada pukul 18.30 waktu setempat, Biden, juga akan mengunjungi Tampa.

Persaingan di Florida adalah yang tertinggi bagi Trump, mengingat negara bagian itu mempunyai suara elektoral yang tinggi dan menjadi basisnya pada 2016. Trump tidak memiliki jalur menuju 270 suara elektoral tanpa memenangkan negara bagian dimana ia mengalahkan Hillary Clinton dengan 1,2 poin persentase pada 2016.

Bagi Biden, yang kampanyenya berfokus pada pembangunan kembali tembok biru Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin, kemenangan di Florida akan menjadi tanda kekuatan baru yang bisa memetik kemenangan lebih awal.

Trump dan Biden bersaing untuk mendapatkan suara di negara bagian itu. Pada Rabu pagi (28/10), lebih dari 6,9 juta orang telah memberikan suara mereka di Florida.

"Hampir setengah dari populasi negara bagian dengan 14,4 juta pemilih terdaftar," tulus Divisi Pemilihan Begara Bagian.

Jajak pendapat baru-baru ini di Florida menunjukkan Biden bersaing ketat dengan Trump. Polling CNN yang melacak hasil polling rata-rata dalam pemilihan menempatkan Biden pada 49% dan 45% untuk Trump.

Florida juga merupakan bukti jelas bahwa kampanye Trump dan Komite Nasional Republik merasakan kesulitan uang. Itu mengurangi pengeluaran yang direncanakan di sana sebesar USD2 juta.

Mantan wakil presiden dan Komite Nasional Demokrat telah mencadangkan sekitar USD6,8 juta untuk iklan di negara bagian. Angka itu lebih dari dua kali lipat USD2,9 juta yang saat ini dibelanjakan Kampanye Trump dan RNC.

Biden juga mendapat keuntungan senilai USD100 juta dari mantan Wali kota New York City Michael Bloomberg di Florida melalui PAC supernya, Independence USA. PAC Bloomberg baru-baru ini memperluas upaya periklanannya ke Texas dan Ohio, dua negara bagian yang harus dimenangkan.(CNN/OL-13)

Baca Juga: Biden Janji Terima Hasil Pilpres AS

BERITA TERKAIT