29 October 2020, 20:20 WIB

Utamakan Pendidikan Karakter bagi Siswa Raudhatul Athfal


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama Muhammad Zain meminta guru agar manjadikan pendidikan karakter sebagai fokus pembelajaran siswa di tingkat Raudhatul Athfal (RA).

"Pendidikan karakter sangat penting dan harus menjadi fokus para guru, khususnya untuk guru anak usia dini. Sebab, mendidik anak pada usia dini merupakan pondasi bagi keberlangsungan pendidikan berikutnya," kata Zain dalam pernyataan tertulis, Kamis (29/10).

Baca juga: Ini Penjelasan Asteroid 2018 VP1 yang Melintas Dekat Bumi

Zain menuturkan, di tengah pandemi covid-19, tidaklah mudah melakukan proses pembelajaran, karena seorang guru memiliki fungsi ganda. Fungsi transfer of knowledge, guru mentransmisikan ilmu kepada siswa dan memastikan bahwa apa yang diajarkannya dipahami oleh peserta didiknya. Guru juga berfungsi sebagai pembentuk karakter baik bagi anak didiknya (transfer of values).

“Guru-guru RA adalah guru yang paling mengetahui tentang pendidikan karakter anak-anak usia dini dan yang dapat membentuk mereka agar memiliki karakter yang baik di masa yang akan datang,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pendidikan penguatan karakter harus mempertimbangkan tiga hal. Pertama, memasukkan nilai-nilai humanisme, seperti saling menghargai dan menghormati antar sesama. Kedua, mengembangkan karakter keilmuan, yakni dengan menciptakan curiosity, rasa ingin tahu yang tinggi (search of inquiry), sehingga ilmu, kreativitas dan inovasi berkembang. Ketiga, menanamkan kecintaan dan kebanggaan kepada Indonesia.

"Tiga hal tersebut harus ditanamkan sejak dini terutama di tingkat RA,” tandasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT