29 October 2020, 20:21 WIB

3 Orang Dilaporkan Tewas Dalam Serangan Terorisme di Prancis


Faustinus Nua | Internasional

TIGA orang dilaporkan tewas dalam serangan di sebuah gereja di kota Nice, Prancis. Walikota Nice Christian Estrosi mengatakan serangan menggunakan pisau tersebut diduga dilakukan oleh teroris.

"Serangan teroris di jantung basilika Notre-Dame," ungkapnya seperti dilansir BBC.

Dilaporkan korban lansia yang datang untuk berdoa hampir dipenggal kepalanya. Dua dari mereka yang tewas diserang di dalam gereja, wanita tua dan seorang pria yang ditemukan dengan tenggorokan dipotong. Seorang wanita berhasil melarikan diri ke kafe terdekat setelah ditikam beberapa kali, tetapi kemudian meninggal.

Estrosi membandingkan serangan itu dengan pembunuhan guru Samuel Paty, yang dipenggal kepalanya di dekat sekolahnya di luar Paris awal bulan ini. Dia berbicara tentang "Islamo-fasisme" dan bahwa tersangka telah "mengulang tanpa henti 'Allahu Akbar' (Tuhan Maha Besar)."

Sementara seorang tersangka ditembak dan ditahan tidak lama kemudian.

Belakangan diketahui bahwa seorang saksi telah berhasil membunyikan alarm dengan sistem perlindungan khusus yang dipasang oleh otoritas kota. Chloe, seorang saksi mata yang tinggal di dekat gereja, mengatakan kepada BBC: "Kami mendengar banyak orang berteriak di jalan. Kami melihat dari jendela bahwa ada banyak, banyak polisi datang, dan tembakan, banyak tembakan."

Presiden Emmanuel Macron sedang dalam perjalanan ke tempat kejadian. Jaksa anti-teror nasional Prancis juga telah membuka penyelidikan pembunuhan.

Polisi belum menyebutkan motif penyerangan di Nice. Namun, kejadian ini mengikuti protes berhari-hari di beberapa negara mayoritas Muslim yang dipicu oleh pembelaan Presiden Macron terhadap kartun Prancis yang menggambarkan Nabi Muhammad.

Tom Vannier, seorang mahasiswa jurnalisme yang tiba di tempat kejadian setelah serangan itu, mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang menangis di jalan. Empat tahun lalu Nice menjadi tempat terjadinya serangan teror lainnya ketika seorang pria mengendarai truk ke kerumunan tepi pantai, menewaskan 86 orang.(BBC/OL-4)

BERITA TERKAIT