29 October 2020, 17:25 WIB

Berkurban Terencana Mudahkan Umat Islam


Mediaindonesia.com | Humaniora

BERKURBAN secara terencana terbukti memudahkan umat Islam. Ini terbukti ada penerima manfaat daging kurban berubah menjadi pemberi kurban.

Itu setidaknya dialami Yati, seorang ibu rumah tangga di Cengkareng, Jakarta Barat. Ia mengkui dulu dirinya belum bisa berkurban. Tapi mulai 2019 dengan program berkurban secara berencana, ia bersama anak-anak menjadi pemberi kurban.

Hal itu dapat dilakukan karena Yati memanfaatkan fitur Tagihan Qurban pada aplikasi JOS. Menurut General Manager aplikasi JOS, Iskandar Idris, pihaknya menawarkan berkurban secara terencana hingga 14 kali tenor pembayaran.

Selain kemudahan berkurban, manfaat bagi pengguna yaitu memperoleh pembayaran yang murah atau terjangkau, mulai Rp5.000-an/hari, Rp150 ribuan/bulan, dan tersedia harga lain. "Dana pemberi kurban aman karena disimpan di bank. Pemberi kurban dapat membelanjakannya mulai H-60 dengan harga jual beli per kilogram tidak berubah," klaim Idris.

Idris menyatakan pengelolaan hewan kurban dilakukan oleh manajemen Nabung Qurban, unit usaha dari Koperasi Ummat Bersatu Barokah (KUBB). Tim profesional tersebut telah melalui lebih dari 20.000 jam terbang sejak 2004 dalam dunia persapian dan didukung tim berpengalaman sesuai bidangnya.

Selain itu, bagi pemberi kurban memperoleh selisih harga sekitar Rp3 juta-Rp4 jutaan dibandingkan pembelian di Dzulhijah. Pemberi kurban pun, imbuh Idris, memperoleh pahala syiar kurban, sedekah, serta wakaf dari sebagian harga yang dibayarkan. Untuk mengunduh aplikasi JOS, masyarakat dapat mengetik Jama'ah Online System di Play Store. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT