29 October 2020, 16:50 WIB

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Utara dan Selatan Jabar


Adi Kristiadi | Nusantara

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), meminta masyarakat yang berada di sepanjang perairan utara hingga selatan Jawa Barat, untuk mewaspadai gelombang tinggi. Ketinggian gelombangnya mencapai 3,5 meter hingga 5 meter.

Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, pihaknya meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai perairan utara dan selatan Jabar harus tetap selalu waspada. Gelombang tinggi berpeluang terjadi pada liburan akhir pekan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Kami meminta agar warga yang melakukan aktivitas di pesisir pantai perairan utara Jawa Barat, gelombang tinggi bisa mencapai antara 0 sampai 1,3 meter hingga di bagian selatan ketinggian mencapai 3,5 sampai 5,0 meter dan itu harus diwaspadai termasuknya selalu hati-hati dan memperhatikan rambu keselamatan," katanya, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Ini Penjelasan Asteroid 2018 VP1 yang Melintas Dekat Bumi

Tony mengatakan, gelombang tinggi berada di bagian utara maupun selatan Jabar pada libur panjang akhir pekan agar masyarakat mengurangi aktivitas kegiatan di sepanjang pantai. Karena, gelombang tinggi tersebut ada pola tekanan rendah 1009 hPa yang berada di perairan barat Kepulauan Mentawai, sehingga meningkatkan kecepatan angin yang berada di perairan selatan Banten dan Jawa barat.

"Gelombang tinggi akan terjadi dua hari pada Jumat- Sabtu (30-31/10). Wisatawan di sepanjang pantai harus selalu waspada dan perhatikan rambu-rambu keselamatan untuk mengurangi resiko kecelakaan akibat gelombang tinggi dan angin kencang. Karena, kecepatan angin maksimum bisa mencapai 25 knot, sangat berbahaya jika melakukan aktivitas," ujarnya.

Menurutnya, gelombang tinggi dan kecepatan angin juga bisa membahayakan masyarakat dan kapal yang beraktivitas di perairan bagian utara dan selatan Jawa Barat. "Kami berharap agar perahu nelayan, kapal tongkang dan kapal feri berhati-hati karena kecepatan angin maksimun bisa mencapai 25 knot di perairan selatan Jabar dan Banten," paparnya. (OL-13)

Baca Juga: Pemprov Jabar Gelar Rapid Tes Bagi Wisatawan dan Pemudik

BERITA TERKAIT