29 October 2020, 15:47 WIB

Juara Dunia 100 Meter, Coleman Terancam Absen di Olimpiade Tokyo


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

JUARA dunia lari 100 meter Christian Coleman terancam absen pada Olimpiade Tokyo 2021, setelah Unit Integritas Atletik (pengawas anti-doping lintasan dan lapangan) menetapkan bahwa ia mencatat tiga kegagalan (whereabouts failures) untuk tes anti-doping selama periode 12 bulan.

Menurut Unit Integritas Atletik (AIU) Coleman yang memenangkan emas 100m di kejuaraan dunia di Doha pada 2019 itu, akan diskors hingga 13 Mei 2022. Karena aktivitas di lintasan Coleman yang lolos dari skorsing tahun lalu dengan melewati tiga tes doping.

"Kami menyesal mengatakan bahwa menurut kami tidak ada mitigasi yang dapat diandalkan secara adil untuk mengurangi sanksi dari periode dua tahun," sebut AIU dalam pernyataanya.

Namun demikian, juara dunia dua kali yang juga memenangkan emas pada estafet 4x100m di Doha itu, memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan banding.

Baca juga :Arab Saudi Disiapkan Untuk Debut F1 pada 2021

Perwakilan Coleman, Emanuel Hudson mengkonfirmasi Juara dunia itu akan mengajukan banding atas keputusan AIU ke pengadilan Arbitrase Olahraga (Cas).

"Ini tidak menguntungkan baginya, Coleman tidak memiliki apa-apa lagi untuk dikatakan saat ini, sampai masalah tersebut dapat disidangkan di pengadilan yurisdiksi," ucap Hudson.

Selain kemenangannya di Doha, Coleman juga merupakan atlet favorit di nomor 100 meter yang digadang-gadang akan merebut medali emas di Tokyo tahun depan.

Catatan waktu terbaiknya di nomor 100 meter adalah 9,76 detik yang menjadikannya orang tercepat keenam sepanjang masa. (BBC/OL-2)

 

BERITA TERKAIT