29 October 2020, 13:29 WIB

Jokowi Ingin AS Jadi Teman Sejati Indonesia


Andhika Prasetyo | Internasional

PRESIDEN Joko Widodo berharap Amerika Serikat (AS) menjadi teman sejati bagi Indonesia. Mulai dari kerja sama terkait sektor ekonomi, hingga sektor pertahanan.

Hal tersebut diutarakan Jokowi, sapaan akrabnya, saat menerima Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (29/10).

Diketahui, Negeri Paman Sam merupakan mitra dagang terbesar keempat bagi Indonesia. Setelah Tiongkok, Jepang dan Singapura.

Pada 2019, total perdagangan Indonesia-AS tercatat US$27 miliar. Kepala Negara pun berharap kerja sama ekonomi antara kedua negara dapat terus ditingkatkan.

Baca juga: Ini yang Dibahas Menlu AS Pompeo Saat Telepon Retno Marsudi

"Presiden menekankan bahwa Indonesia ingin melihat kerja sama ekonomi kedua negara meningkat. Termasuk, harapan terhadap perpanjangan fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) bagi produk Indonesia," jelas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers seusai pertemuan Jokowi dan Pompeo.

Selain bidang ekonomi, Presiden juga berharap adanya penguatan kerja sama di sektor pertahanan. Melalui kerja sama tersebut, Jokowi ingin AS memahami kepentingan negara-negara berkembang, termasuk negara dengan penduduk mayoritas Muslim.

"Presiden juga berharap AS dapat memahami kondisi geopolitik di Asia Tenggara. Serta, membantu mewujudkan perdamaian di kawasan tersebut," tutur Retno.

Baca juga: AS-Indonesia Tanda Tangani Kerja Sama untuk Pembangunan

Kepala Negara, lanjut dia, memahami bahwa untuk bermitra dengan baik, kedua negara harus memiliki pandangan yang sama. Indonesia dan AS harus saling melengkapi kebutuhan satu sama lain. Sehingga, kedua pihak sama-sama diuntungkan.

"Presiden mengatakan bahwa kita berteman dengan baik. Indonesia menginginkan AS sebagai true friend of Indonesia. Tapi, hal ini tidak bisa take it for granted," imbuhnya.

Indonesia pun berkomitmen untuk memelihara hubungan baik dengan AS. Berbagai upaya serius akan dilakukan untuk mewujudkan kerja sama di masa mendatang.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT