29 October 2020, 11:35 WIB

1.542 Relawan Vaksin Covid-19 Telah Dapatkan Suntikan Kedua


Atalya Puspa | Humaniora

SEBANYAK 1.542 relawan uji coba vaksin covid-19 fase 3 di Indonesia telah mendapatkan suntikan kedua, 843 diantarnya telah diambil darahnya untuk dipantau proses pembentukan antibodi. Hingga saat ini tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping yang berat atau serius diantara relawan-relawan vaksin covid-19.

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Kusmaidi Rusmil mengungkapkan hal itu saat ditanya Media Indonesia, Kamis (29/10). "Kondisinya akan terus dipantau. Nanti akan diambil darah di periksa lagi. Yaitu dua minggu, 3 bulan, dan 6 bulan setelah imunisasi kedua," kata Kusmaidi.

Terpisah, Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir berharap uji klinis tahap 3 ini dapat dilaporkan hasilnya pada Januari mendatang kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tujuannya, agar BPOM dapat segera mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin covid-19 di Indonesia.

Saat ini tim dari PT Bio Farma, BPOM, dan Kementerian Kesehatan tengah mengunjungi pabrik pembuatan vaksin di Tiongkok untuk memastikan keamanan produksinya.

"Jadi harapannya untuk semua vaksin yang masuk ke Indonesia sudah melalui proses rangkaian berkualitas. Yang penting adalah harus mampu memenuhi kriteria safety, efikasi, dan halal," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran bersama Bio Farma dan Sinovach Biotech, Tiongkok, tengah melangsungkan uji klinis vaksin covid-19 fase 3 di Indonesia dan lima negara lainnya.(H-1)

BERITA TERKAIT