29 October 2020, 11:12 WIB

Kemenangan Atas Leipzig Buat Solskjaer Semakin Pede


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

KEMENANGAN telak 5-0 Manchester United atas pemuncak klasemen Bundesliga RB Leipzig dalam pertandingan kedua mereka di fase grup Liga Champions, Kamis (29/10) dini hari WIB, menunjukkan bahwa manajer Ole Gunnar Solskjaer akhirnya memiliki kedalaman skuad yang hilang musim
lalu.

Hasil melawan semifinalis Liga Champions musim lalu itu jauh lebih mengesankan mengingat Solskjaer mengistirahatkan pemain-pemain kuncinya dari starting line-up dan menurunkan kombinasi lini tengah yang belum teruji.

Marcus Rashford, yang mencetak tiga gol setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-63, dibangkucadangkan dan Solskjaer lebih mempercayakan Anthony Martial dan Mason Greenwood untuk berada di depan. Kedua pemain itu pun mencetak gol.

Baca juga: Rashford Hattrick, Manchester United Lumat Leipzig

Bruno Fernandes juga baru diturunkan pada babak kedua. Sebaliknya, pemain baru Donny van de Beek untuk pertama kalinya di luar Piala Liga diturunkan sebagai starter.

Paul Pogba yang belum pernah diturunkan sebagai starter sejak kalah 1-6 melawan Tottenham Hotspur, dipasang kembali sebagai starter bersama Nemanja Matic.

Namun, baru setelah Fernandes dan Rashford berada di lapanganlah, United mendominasi laga. Solskjaer pun menegaskan fondasi telah dibangun tanpa kedua pemain itu.

"Marcus Rashford masuk dan melakukannya dengan baik tetapi dasarnya sudah ada di sana dari tim. Itulah yang Anda inginkan dari pemain
pengganti. Perubahan apa yang mereka berikan. Leipzig tampil sangat menekan, intensitasnya, jadi kami harus bermain lebih dalam," kata Solskjaer.

"Kami harus mengistirahatkan sejumlah pemain karena mereka bermain tanpa henti. Jadi, kami sudah menggunakan semua skuad. Tim ini kompak. Semakin banyak kualitas dan semangat yang Anda miliki, semakin Anda berkinerja," lanjutnya.

Bahkan ada penampilan cameo untuk rekrutan baru Edinson Cavani, yang golnya dianulir pada menit-menit terakhir. Tetapi, setelah terpaksa terlalu memainkan sejumlah pemain musim lalu, Solskjaer kini bisa melakukan rotasi seperti klub-klub besar lainnya.

"Kami melakukan beberapa perubahan hari ini karena (pertandingan melawan Arsenal) Minggu mengingat Anda harus siap untuk hal itu. Kami perlu memetik poin," pungkas pelatih asal Norwegia itu. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT