29 October 2020, 00:45 WIB

Warga Kota Sukabumi Diimbau tidak Bepergian saat Libur Panjang


Benny Bastiandy | Nusantara

PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengajak masyarakat agar berkumpul bersama keluarga di rumah pada momen liburan panjang akhir pekan ini. Imbauan itu bisa menjadi upaya mencegah laju pergerakan kasus covid-19 yang sekarang cenderung meningkat.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, pagebluk covid-19 masih menjadi ancaman karena penyebarannya terus terjadi sampai sekarang. Di Kota Sukabumi sendiri, kasus baru terkonfirmasi positif masih terus ditemukan yang salah satu penyebabnya karena ketidakdisiplinan warga menerapkan protokol kesehatan.

"Sekarang momennya libur panjang cuti bersama hingga Minggu (31/2). Kami mengimbau masyarakat agar lebih baik berdiam di rumah mengisi liburan dengan hal-hal yang bermanfaat," terang Fahmi, Rabu (28/10).

Malahan, sebut Fahmi, momen libur panjang saat ini bisa digunakan menguatkan kebersamaan dengan keluarga. Fahmi berharap masyarakat memahami kondisi sekarang karena pagebluk covid-19 masih mengancam.

"Pada kondisi sekarang, berlibur rasanya kurang tepat karena berpotensi memunculkan kasus-kasus baru covid-19," ungkapnya.

Peningkatan kasus baru di Kota Sukabumi, jelas Fahmi, akhir-akhir ini terjadi pada klaster keluarga. Kondisi itu juga lantaran tak sedikit dipicu perjalanan ke luar daerah yang dilakukan anggota keluarga.

"Imbauan ini juga sesuai dengan instruksi pak Gubernur. Pada situasi pandemi, alangkah baiknya menahan diri tidak bepergian ke luar daerah saat libur panjang," tegas Fahmi.

Pemkot Sukabumi juga mengantisipasi lonjakan kerumunan warga pada objek-objek wisata. Kepada para pengelola sudah diimbau agar memperketat penerapan protokol kesehatan ke setiap pengunjung yang datang.

"Lakukan 3M yaitu memakai masker saat beraktivitas, menjaga jarak saat ada kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun. Cara ini akan cukup efektif mencegah penyebaran covid-19," pungkasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT