28 October 2020, 23:30 WIB

Brad Binder Sesali Insiden di GP Teruel


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

KTM menunjukan performa yang kuat di Moto-GP seri Teruel, Minggu, (25/10), pabrikan asal Austria itu sukses membawa ketiga pembalapnya finis di posisi 10 besar.

Pol Espargaro berhasil duduk di urutan keempat, disusul Miguel Oliveira yang finis di urutan keenam, sementara Iker Lecuona berada di urutan kesembilan.

Sayangnya kesuksesan tiga pembalap KTM tidak diikuti oleh pembalap asal Afrika Selatan Brad Binder, pasalnya Binder mengalami crash akibat menabrak bagian belakang pembalap Pramac Ducati Jack Miller.

"Saya mengambil tikungan kedua seolah-olah itu lap normal, saya tidak menyangka bahwa akan ada banyak pembalap lain datang dan menyebabkan penumpukkan. Itu adalah awal dari sebuah kesalahan," ucap Binder.

Baca juga: Performa Pembalap KTM Memuaskan

"Ini terjadi pada saya untuk kedua kalinya pada musim ini, dan itu menganggu performa saya. Tapi apa yang bisa saya lakukan?, saya hanya bisa meminta maaf kepada Jack dan tim Pramac, yang membuat mereka kehilangan balapan," tuturnya.

Akibat dari insiden tersebut, Binder dijatuhi hukuman long lap oleh FIM karena mengemudi dengan tidak bertanggung jawab, dan ia akan menjalani hukuman pada 8 November di Valencia.

"Kami mengalami pasang surut pada musim ini, dan baru-baru ini merupakan titik terendah. Di Valencia saya ingin membalikan keadaan dan mengakhiri musim dengan akhir pekan yang baik," sebutnya.

Brad Binder menjadi juara dunia di kelas Moto3 untuk Red Bull KTM pada 2016 lalu, ia juga menjadi runnerup di Moto2 pada 2019. Pada musim MotoGP pertamanya, ia saat ini berada di urutan ke-12 dengan mengumpulkan 67 poin berada percis di atas Rookie Repsol Honda Alex Marquez. (Speedweek/R-3)

 

BERITA TERKAIT