28 October 2020, 20:14 WIB

Ini Klarifikasi istana soal Sepeda dari Daniel Mananta


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengklarifikasi terkait pemberian belasan sepeda lipat dari presenter Daniel Mananta. Moeldoko menyebut pemberian sepeda lipat itu bukan untuk Presiden Joko Widodo melainkan untuk Kantor Staf Presiden (KSP).

"Sepeda sebanyak 15 unit itu kepada KSP, tidak ada sama sekali ke Pak Jokowi. Pak Jokowi kaget soal urusan ini. Sepeda ini untuk KSP bukan Pak Jokowi," ucap Moeldoko dalam konferensi pers secara daring, Rabu (28/10) malam.

Sebelumnya, CEO Damn! I Love Indonesia Daniel Mananta dan CEO PT Roda Maju Bahagia Hendra menyerahkan 15 sepeda lipat edisi khusus Sumpah Pemuda di kantor KSP yang diterima oleh Moeldoko, Senin (26/10).

Moeldoko menyatakan ada kesalahan pemahaman terkait informasi sebelumnya yang menyebut sepeda tersebut untuk Presiden Jokowi.

Baca juga : Presiden: Indonesia Harus Tangkap Peluang Ekonomi Syariah

"Itu kesalahan pemahaman, jadi saya meluruskan sekarang," imbuh Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu juga menegaskan pemberian sepeda itu bukan untuk dirinya sebagai pribadi namun ditujukan kepada KSP. Ia pun mengatakan sudah berkomunikasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan pemberian sepeda itu bukan tergolong gratifikasi lantaran bukan ditujukan kepada perorangan.

"Saya sudah konsultasi ke Direktur Gratifikasi di KPK. Petunjuk beliau, (pemberian) untuk lembaga bukan gratifikasi. Tapi kalau ditujukan ke Moeldoko atau nama (perorangan) harus segera dilaporkan gratifikasi. Kami juga tidak mau berbuat salah, semua yang kita lakukan transparan dan nanti tetap saja akan kami laporkan ke KPK kami terima sepeda," ucap Moeldoko.

Terkait nasib 15 sepeda itu, Moeldoko mengatakan KSP tak akan menggunakannya. KSP berencana membagikan sepeda itu ke anak-anak di daerah-daerah. (OL-7)

BERITA TERKAIT