28 October 2020, 17:20 WIB

Proyek Jurassic Park di Rinca Lindungi Pengunjung dari Komodo


Palce Amalo | Nusantara

PROYEK Jurassic Park yang sedang berjalan di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, untuk melindungi pengunjung atau wisatawan dari komodo. Proyek itu didesain sehingga manusia terpisah jauh dari komodo dan lainnya sehingga mereka aman dan tidak terganggu.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat mengatakan itu kepada wartawan di Kupang, Rabu (28/10). Proyek itu dibangun karena Pulau Rinca sedang didesain untuk dikunjungi banyak wisatawan (mass tourism). Ini berbeda dengan Pulau Komodo yang akan membatasi penjungung dengan tarif masuk yang mahal.

Menurut Viktor, setelah proyek rampung, pengunjung akan menjadi aman, termasuk masyarakat yang tinggal di pulau tersebut. Jumlah penduduk Pulau Rinca lebih dari 1.000 orang di dua kampung yakni Rinca dan Karora.

Menurutnya, kekhawatiran berbagai pihak proyek tersebut merusak atau menganggu habitat komodo, tidak benar. "Komodo baik-baik saja di situ," katanya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Jelamu mengatakan proyek tersebut berada dalam areal lima hektare di sekitar pantai. Luas Pulau Rinca sekitar 20.000 hektare.

Dia mengatakan proyek yang dibangun yaitu dermaga untuk menggantikan dermaga sebelumnya yang sudah rusak. Dermaga itu akan menjadi tempat bersandar kapal pesiar dan speed boat.

"Ada bangunan penyangga pantai yang menghubungkan dermaga dengan kawasan untuk keluar masuk wisatawan," ujarnya. Koridor tersebut terhubung ke guest house, ruang informasi, kafetaria, dan ruangan lain yang yang disiapkan untuk peneliti. (OL-14)

BERITA TERKAIT