28 October 2020, 15:30 WIB

Jabar Salurkan Bansos Tahap Ketiga di Kabupaten Garut


Kristiadi | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat meluncurkan bantuan sosial (bansos) tahap ketiga di Kabupaten Garut, Selasa (27/10). Bantuan itu berupa uang tunai didistribusikan melalui komunitas ojek online dan petugas pos giro.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan bansos tahap ketiga akan disalurkan kepada 2 juta warga di Jawa Barat dan 100 ribu warga Kabupaten Garut. Tujuannya, kehidupan masyarakat di Jabar dapat lebih baik di tengah pandemi covid-19.

"Bansos selama pandemi covid-19 tak hanya berasal dari Pemprov Jabar. Selama ini terdapat tiga sumber penyaluran bansos kepada masyarakat, yaitu pemerintah kabupaten/kota, pemprov, dan pemerintah pusat. Bantuan itu akan disalurkan secara terpisah, sehingga masyarakat yang menerimanya tepat sasaran," katanya, Selasa (27/10).

Emil, sapaan akrabnya, mengatakan bansos dari Pemprov Jabar akan disalurkan hingga tahap keempat pada November atau Desember 2020. Tapi, penyaluran bansos dilakukan hanya untuk keadaan darurat. Kini perputaran ekonomi di wilayah Jabar sudah mulai pulih sekitar 60%.

"Kami telah memprediksi ekonomi akan terus mengalami peningkatan pada akhir tahun dan mudah-mudahan sisa waktu beberapa bulan ini perekonomian bisa pulih mendekati 80%-90%. Mari kita bersama doakan agar awal tahun depan tak ada bansos lagi karena hidup normal," ujarnya.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, selama pandemi covid-19 hampir 70% warganya mendapat bantuan sosial dari Pemprov Jabar. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, karena hingga sekarang belum ada tanda-tanda penurunan covid-19.

"Meningkatnya kasus covid-19 di Kabupaten Garut menekan ekonomi rumah tangga lantaran belum 100% kegiatan kembali normal," paparnya. Pembagian bantuan sosial merupakan salah satu bagian perbaikan ekonomi agar terjadi perputaran uang, sehingga ekonomi di wilayahnya bisa kembali bangkit. (OL-14)

BERITA TERKAIT