28 October 2020, 12:16 WIB

Emily in Paris jadi Kiblat Baru Fesyen


Putri Rosmalia | Weekend

Serial garapan Netflix, Emily in Paris, sukses menjadi salah satu ikon baru dalam duna fesyen. Ragam model busana yang digunakan Emily dalam serial tersebut secara drastis mulai laris terjual.

Dilansir dari fashionista.com, Rabu, (28/10), permintaan dan pencarian ragam busana dan aksesoris seperti yang digunakan Emily mengalami peningkatan tajam. Hal itu mulai terjadi sejak serial yang dibintangi Lily Collins tersebut dirilis pada 2 Oktober lalu.

Pada platform Pinterest, pencarian dengan kata kunci 'pakaian Emily in Paris' meningkat hingga 242% pada pekan kedua setelah serial tersebit tayang.

Bucket hat menjadi item yang paling banyak diacari. Bahkan masuk dalam 10 pencarian terbanyak sejak awal Oktober di Pinterest. Bucket hat memang menjadi salah satu aksesoris yang sangat sering digunakan Emily dalam serial tersebut, di samping topi baret. 

Sebuah platform belanja online Lyst, menyatakan bahwa terdapat peningkatan pencarian yang signifikan atas produk-produk yang serupa dengan yang muncul dalam Emily in Paris. Selain bucket hat Kangol yang melejit di atas 300% dan baret merah 100% , peningkatan juga terjadi untuk tas Marc Jacobs Jelly Snapshot Camera Bag yang kerap muncul dalam serial tersebut. Peningkatan pencarian mencapai 92% dibandingkan sebelum Emily in Paris dirilis.

Sebuah platform reseller barang berlabel besar, Thredup, menyatakan terdapat peningkatan hingga 25% pada penjualan seluruh produk Chanel setelah Emily in Paris tayang. Rupanya tepat langkah Chanel untuk bekerja sama dengan serial yang desain fesyennya ditangani Patricia Field - - sosok di belakang busana-busana trendi tokoh Carrie dkk dalam serial Sex and The City. 

Label lain yang juga mengalami peningkatan pencarian ialah Marc Jacobs 27,9%, dan Chiarra Ferragni Collection sebesar 46,1%. (M-2) 

BERITA TERKAIT