28 October 2020, 11:39 WIB

PBB Batalkan Pertemuan Tatap Muka Setelah Staf Terkena Korona


Nur Aivanni | Internasional

PBB membatalkan semua pertemuan tatap muka di markas besarnya selama sisa minggu ini setelah negara anggota melaporkan lima stafnya dinyatakan positif terkena virus korona.

Dalam sebuah surat pada Senin malam kepada 193 negara anggota PBB, Presiden Majelis Umum PBB Volkan Bozkir mengatakan bahwa layanan medis PBB merekomendasikan pembatalan sambil menunggu pelacakan kontak dari orang-orang yang sakit.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Menkes Rep Ceko Dipecat

Bozkir tidak mengatakan misi PBB mana yang melaporkan infeksi covid tersebut tetapi sumber yang dekat dengan hal tersebut mengatakan itu adalah Niger, yang saat ini memiliki kursi tidak tetap di Dewan Keamanan.

Bozkir kemudian mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah merekomendasikan pertemuan tatap muka ditangguhkan sampai akhir minggu ini untuk memberikan waktu untuk pelacakan kontak dan untuk menentukan tingkat wabah.

Dewan yang beranggotakan 15 orang itu telah merencanakan untuk mengadakan pertemuan tatap muka bulanan pada Selasa di Suriah, tetapi sekarang itu akan dilakukan secara virtual.

Ini adalah pertama kalinya PBB membatalkan pertemuan tatap muka karena pandemi sejak mereka melanjutkannya di musim panas. Namun, sebagian besar pertemuan masih diadakan secara virtual. (AFP/OL-6)
 

BERITA TERKAIT