28 October 2020, 04:11 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Elan untuk Bangkit


Atikah Ishmah Winahyu | Politik dan Hukum

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menyatakan Sumpah Pemuda dikenang untuk memberikan inspirasi bagi masyarakat, khususnya para pemuda, bahwa dari zaman ke zaman anak muda Indonesia selalu dihadapkan pada berbagai tantangan. Pun demikian dengan peringatan ke-92 tahun Sumpah Pemuda, hari ini.

Menurut Nadiem, semangat Sumpah Pemuda sangat relevan saat ini karena Indonesia tengah menghadapi persoalan besar akibat pandemi covid-19. Dengan Sumpah Pemuda, dia berharap masyarakat, utamanya para pemuda, memiliki elan atau semangat perjuangan untuk bangkit dari krisis.

“Kita selalu bersatu dan menghasilkan yang terbaik untuk bangsa, tidak terkecuali dalam masa pandemi ini,” kata Mendikbud dalam Peringatan Sumpah Pemuda Ke-92; Bersatu dan Bangkit SMK Berkarya untuk Negeri, kemarin.

Dia mengingatkan, generasi muda perlu mengambil hikmah bahwa pandemi covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan, dari cara kita berkomunikasi menggunakan teknologi sampai dengan mempersiapkan diri untuk masa depan. Pandemi, tandas Nadiem, harus semakin memantapkan generasi muda bersiap mengisi perubahan.

Salah satu anak muda Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaya, sepakat bahwa generasi muda harus unjuk peran dengan membantu masyarakat dalam menghadapi wabah korona. Atlet bulu tangkis itu mengatakan situasi yang serbasulit akibat pandemi menjadi ruang bagi kaum muda untuk menjawab tantangan dan berbuat banyak bagi lingkungan sekitar.

“Justru dalam keadaan pandemi seperti sekarang para pemuda harus bergotong royong, bekerja sama, untuk saling support menguatkan satu sama lain dalam banyak hal,” ungkap Gloria.

Baginya, pemuda Indonesia memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan domestik dan global. Terlebih dalam era keterbukaan dan kecepatan teknologi informasi, generasi muda sekarang mesti lebih unggul ketimbang sebelumnya. “Para pemuda sekarang harus lebih kreatif, lebih banyak berinisiatif untuk mencari dan menyerap inspirasi dari banyak hal.”

Makin strategis

Politikus muda Rahayu Saraswati menyatakan peran anak muda semakin strategis terutama dalam menghadapi situasi pandemi seperti saat ini. Mereka cenderung memiliki kreativitas dan kemampuan beradaptasi yang tinggi sehingga dapat memberikan kontribusi seperti menggerakkan lingkungan sekitar, semisal di bidang ekonomi atau pendidikan.

Rahayu menekankan, anak muda tak boleh ragu mengembangkan potensi diri. “Kita harus siap berjuang dengan kegigihan untuk bisa bertahan bahkan sukses melalui masa-masa naik-surut kita. Yang dibutuhkan saat ini ialah kreativitas dan kemampuan beradaptasi,” tegasnya.

Putri Pariwisata Indonesia 2019 Clarita Mawarni Salem menyampaikan dua pesan terkait dengan Hari Sumpah Pemuda. Pertama, kaum muda harus mampu menjaga toleransi dan keutuhan bangsa, terutama di zaman yang serbadigital ini. Kedua, harus senantiasa menjaga kesehatan diri sendiri serta lingkungan sekitar di masa pandemi ini karena pemuda merupakan salah satu entitas yang berpotensi menyebarkan covid-19.

“Jadi, kita harus sadar bahwa kita harus bisa menjaga kesehatan karena dengan menjaga kesehatan, kita juga menjaga kesehatan orang di sekitar kita,” tukas Clarita. Sementara itu, Kementerian

Perindustrian menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai modal tambahan dalam upaya memulihkan perekonomian dan meningkatkan daya saing industri nasional. (Dro/Ind/Ins/X-8)

BERITA TERKAIT