27 October 2020, 19:49 WIB

Percantik Borobudur, Pemerintah Kucurkan Rp291 Miliar


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mengalokasikan anggaran sebesar Rp291,3 miliar untuk peningkatan tujuh ruas jalan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Jawa Tengah. Ini diperlukan untuk meningkatkan konektivitas dalam kawasan tersebut.

“Pemerintah meyakini bahwa salah satu sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat pascapandemi covid-19 yaitu sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada KSPN yang dihentikan,” kata Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono dalam keterangannya, Selasa (27/10).

Dijelaskan, ruas jalan pertama yang bakal ditangani yaitu preservasi Jalan Pringsurat Secang-Keprekan sepanjang 36,9 km dan jembatan sepanjang 154,7 meter dengan anggaran Rp77,17 miliar. Pada ruas Kota Magelang-Keprekan akan dilakukan perbaikan trotoar dan drainase, perbaikan Simpang Blondo dan Keprekan, serta rehabilitasi jalan sepanjang 8,5 km. Saat ini progres fisiknya sebesar 53%.

Selanjutnya preservasi Jalan Keprekan-Muntilan-Salam sepanjang 12,27 km dan jembatan 499,6 meter dengan anggaran Rp65,65 miliar. Pada ruas Jalan Pemuda (Muntilan) akan dilakukan rehabilitasi jalan sepanjang 3,67 km, perbaikan trotoar dan drainase marka kuning, dengan progres saat ini 56,35%.

Preservasi oleh PUPR juga dilakukan pada Jalan Keprekan-Borobudur sepanjang 9,89 km. Di sini terdapat penanganan jembatan sepanjang 226,6 meter dan drainase trotoar 2.97 km dengan anggaran 2020 sebesar Rp50,37 miliar.

Rehabilitasi jalan selanjutnya dilakukan pada akses KSPN Borobudur di ruas Salaman-Borobudur dan Jalan Balaputradewa dengan total panjang 14,82 km. Ada pula penanganan jembatan sepanjang 60 meter dan trotoar sepanjang 2.5 km. Pada tahun ini dialokasikan sebesar Rp42,08 miliar untuk pekerjaan ruas tersebut dengan progres 10,32% dan akan dilanjutkan pada 2021.

Pekerjaan preservasi selanjutnya untuk mendukung KSPN Borobudur yakni pada ruas Jalan Yogyakarta-Tempel-Pakem-Prambanan 61,67 km, termasuk preservasi jembatan sepanjang 1,41 km dan trotoar sepanjang 70,67 km. Saat ini progres pekerjaan dengan alokasi anggaran Rp13,87 miliar tersebut sudah mencapai 95,98%.

Ruas keenam yang ditangani yaitu pelebaran Jalan Sentolo-Nanggulan-Dekso sepanjang 15,6 km dengan anggaran sebesar Rp22,18 miliar. Saat ini progresnya mencapai 80,95%. Terakhir, akan kembali dibangun Jembatan Kali Progo sepanjang 75 meter yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir besar pada Maret 2020 dengan anggaran Rp20 miliar. (OL-14)

BERITA TERKAIT