27 October 2020, 19:15 WIB

Kebut Bangun Pertashop, Pertamina Bidik 2.400 Desa di Lampung


Eva Pardiana | Ekonomi

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia bersama PT Pertamina (Persero) tengah mempercepat proses pembangunan outlet Pertashop. Ini dilakukan demi mendukung perkembangan ekonomi dan kemandirian desa.

Pada 2024, Pertamina menargetkan 40 ribu outlet Pertashop dibangun sebagai lembaga penyalur resmi BBM, elpiji, pelumas, dan produk ritel Pertamina berskala kecil. Pertashop menyasar desa-desa agar masyarakat dapat menikmati energi berkualitas dengan akses yang lebih mudah.

Memastikan target itu dapat tercapai, Pertamina membuka peluang kerja sama kemitraan bisnis outlet Pertashop kepada calon mitra yang direkomendasikan pemerintahan desa. Salah satunya kolaborasi antara Pemprov Lampung dan Pertamina dalam menentukan titik dan proses pembangunan Pertashop.

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Natta Irawan berharap sinergi itu bisa mempercepat tercapainya tujuan Pertashop, yakni pemerataan akses energi bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi pedesaan. "Intinya, komitmen yang kuat dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya serta mendukung percepatan perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan program Pertashop," jelas Natta dalam kegiatan sosialisasi bersama Kemendagri untuk wilayah Provinsi Lampung, Selasa (27/10), di Novotel Bandar Lampung.

Kemendagri melakukan tugas pembinaan dan pengawasan secara umum kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota serta pemerintahan desa untuk percepatan pencapaian target program Pertashop. "Kualitas sumber daya manusia juga sekaligus kami tingkatkan sebagai bentuk pembinaan dalam mengimbangi pertumbuhan jumlah Pertashop," tambahnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi turut menyampaikan apresiasi serta komitmen seluruh jajarannya dalam proses pembangunan outlet Pertashop. "Kami sudah menentukan titik Pertashop di 2.400-an desa di seluruh Provinsi Lampung. Selanjutnya kami akan bersinergi dengan Pertamina untuk menentukan kelayakannya," ujar Arinal.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina Jumali mengatakan pada tahun ini Pertamina menargetkan 4.558 Pertashop di seluruh wilayah Indonesia. Hingga bulan ini, terdapat 753 outlet Pertashop yang sudah dan akan siap beroperasi di Indonesia.

Untuk wilayah Lampung, Executive General Manager Regional Sumbagsel Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, Asep Wicaksono Hadi, memaparkan saat ini telah beroperasi 17 outlet Pertashop yang tersebar di kota/kabupaten. Detailnya, 5 titik di Lampung Selatan, 1 titik di Pesawaran, 4 titik di Lampung Timur, 4 titik di Mesuji, dan 3 titik di Tanggamus.

Di wilayah Sumbagsel, total outlet Pertashop yang sudah beroperasi sebanyak 42 titik dari total target pemerintah tahap pertama tahun ini sebanyak 59 titik. Selain itu, sudah masuk pendaftaran peminat usaha Pertashop sebanyak 238. (OL-14)

BERITA TERKAIT