27 October 2020, 15:57 WIB

Ungkap Begal Sepeda, PMJ Bentuk Tim Khusus


Rahmatul Fajri | Megapolitan

POLDA Metro Jaya (PMJ) membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus begal sepeda yang marak terjadi belakangan ini. Nantinya, tim khusus berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum.

"Selama Oktober marak terjadi begal sepeda. Kalau tidak salah ada 5 atau 7 TKP. Kami membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan kasus begal," ujar Kepala Bidang Humas PMJ Kombes Yusri Yunus, Selasa (27/10).

Adapun tim khusus akan melakukan patroli di sejumlah titik rawan begal sepeda. Seperti, Jalan MH Thamrin, Jalan Sudirman dan kawasan Monumen Nasional (Monas).

Baca juga: Rawan Begal, Polisi Imbau Jangan Bersepeda Sendirian

"Kita lakukan penjagaan. Baik petugas yang berseragam maupun preman," imbuh Yusri.

Lebih lanjut, dia mengimbau pesepeda agar pergi dalam satu rombongan. Hal ini penting untuk mencegah risiko dibegal.

“Jangan bersepeda di tempat sepi. Jangan bersepeda sendiri, kalau bisa berkelompok. Ini untuk menghilangkan niat dan kesempatan," pungkasnya.

Baca juga: Duh, Rombongan Pesepeda Nekat Masuk Tol Jagorawi

Selain itu, pesepeda juga sebaiknya tidak berpenampilan mencolok. Sehingga, tidak memancing tindakan kriminal. Barang bawaan pun harus disimpan di tempat yang aman.

"Pengguna sepeda jangan menancing pelaku. Contoh, sepeda sambil selfie dengan handphone. Membawa barang dengan aman dan bagaimana bisa memproteksi diri sendiri," tutur Yusri.

Diketahui, anggota Marinir TNI AL Kolonel PW menjadi korban aksi begal saat bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (25/10) lalu. Dia mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di bagian kepala.(OL-11)

BERITA TERKAIT