27 October 2020, 14:45 WIB

Marak Begal Sepeda, Ini Saran DPRD DKI Jakarta


Hilda Julaika | Megapolitan

Tren gowes sepeda di Jakarta kini tengah marak. Sayangnya diikuti dengan adanya begal sepeda yang mengancam nyawa pesepeda. Untuk itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyarankan Pemprov DKI melakukan sejumlah antisipasi yang sifatnya preventif.

Abdul menyarankan Pemprov DKI memperbanyak sejumlah CCTV di kawasan yang marak pesepeda. Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Kepolisian harus gencar melakukan patroli.

Baca juga: Anies: Liburan Memang Menggoda, Tapi Covid Masih Ada

“Seharusnya, ini kan lebih ke arah preventif, jangan sampai terjadi lagi. Harus diperbanyak CCTV, patroli dari Dishub bekerja sama dengan Kepolisian. Karena ini cukup mencemaskan warga juga. Kalau ada CCTV di daerah-daerah rawan kan bisa paling tidak mengurangi atau juga mencegah orang-orang yang ingin berperilaku kriminal,” kata Abdul saat dihubungi, Selasa (27/10).

Sementara itu, untuk masyarakat yang kerap bersepeda, politikus PKS ini menyarankan jangan bersepeda sendirian. Melainkan dengan 2-3 pesepeda lainnya misalnya keluarga sehingga bisa meminimalisir potensi kejahatan.

“Ya saya kira harus tanggap, maksudnya daerah-daerah rawan ini kan kita tahu sebenarnya daerah mana saja. Kalau bersepeda jangan sendiri lah, mungkin bisa bersama keluarga 2-3 orang, sehingga kalau ada banyak orang kan jadi mikir-mikir pelakunya. Tapi juga jangan terlalu banyak, apalagi yang enggak serumah, itu kan risiko covid-19 makin tinggi,” pangkasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT