27 October 2020, 11:58 WIB

Episentrum Covid-19 di Australia Catat Hari Kedua Tanpa Kasus


Nur Aivanni | Internasional

MELBOURNE, pada Selasa (27/10), mencatat hari kedua berturut-turut tanpa kasus baru virus korona, ketika bar dan restoran di episentrum wabah gelombang kedua di Australia tersebut bersiap untuk dibuka kembali setelah lockdown yang lama.

Landmark untuk Melbourne dan negara bagian Victoria sekitarnya mengikuti langkah-langkah ketat, termasuk aturan jam malam, perintah tetap berada di rumah dan penutupan bisnis yang tidak penting, untuk menahan wabah yang memuncak pada Agustus dengan lebih dari 700 kasus harian. Sekarang hanya ada 87 kasus aktif virus korona di seluruh negara bagian.

Baca juga: Kebakaran Lahan Sebabkan Ribuan Warga Los Angeles Mengungsi

Perdana Menteri Negara Bagian Daniel Andrews mengatakan tingkat pengujian yang tinggi untuk virus korona dalam beberapa pekan terakhir 'sangat mencengangkan'.

"Ini memberi kami keyakinan besar bahwa angka-angka ini adalah gambaran akurat tentang berapa banyak virus yang ada di luar sana," katanya dalam konferensi pers.

Mengunjungi rumah orang lain akhirnya akan diizinkan mulai tengah malam, tambahnya, meskipun akan dibatasi secara ketat untuk dua orang dewasa dan setiap anak yang bepergian dalam radius 25 kilometer (15 mil) dari rumah mereka.

Australia sebagian besar telah menahan penyebaran covid-19 ketika virus itu menyebar ke masyarakat dari hotel-hotel di Melbourne yang digunakan untuk mengkarantina pelancong dari luar negeri. Ketika bagian lain negara tersebut mencabut pembatasan, kota terbesar kedua itu hampir sepenuhnya ditutup.

Fabrizio Succi, pemilik restoran Italia Tiamo, mengatakan timnya sekarang berusaha untuk membuka kembali restoran setelah diberi lampu hijau pada Senin.

Salon kecantikan dan toko ritel juga akan diizinkan untuk menyambut kembali pelanggan mereka mulai tengah malam, tetapi gedung olahraga akan terpaksa menunggu hingga 8 November.

Pembatasan perjalanan antara Melbourne dan bagian regional negara bagian itu juga akan dicabut mulai 8 November, dengan radius perjalanan 25 kilometer (15 mil) bagi penduduk kota akan dihapus pada hari yang sama. (AFP/OL-6) 
 

BERITA TERKAIT