27 October 2020, 06:38 WIB

Soal Pengendalian Covid-19, WHO: Kita tidak Boleh Menyerah


Faustinus Nua | Internasional

KEPALA Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan melepaskan kendali dari pandemi covid-19 akan sangat berbahaya. Hal itu disampaikan Tedros menanggapi komentar Kepala Staf Presiden AS Donald Trump, Mark Meadows.

"Kita tidak boleh menyerah," kata Tedros dalam pengarahan virtual, Senin (26/10).

Dia mengakui setelah berbulan-bulan memerangi covid-19, yang telah merenggut lebih dari 1,1 juta nyawa secara global, tingkat kelelahan tentu terjadi.

"Ini sulit dan kelelahan ini nyata. Tapi kita tidak bisa menyerah," imbuhnya.

Dia mendesak para pemimpin dunia untuk menyeimbangkan gangguan pada sektor kesehatan dan ekonomi. Tindakan segera dan efektif dapat menekan lonjakan penyebaran virus.

"Saat pemimpin bertindak cepat, virus bisa ditekan," tegasnya.

Baca juga: WHO Kembali Peringatkan Soal Nasionalisme Vaksin Covid-19

Komentar Tedros itu datang sehari setelah Kepala Staf Presiden AS Donald Trump, Mark Meadows, mengatakan fokus pemerintahan telah beralih ke mitigasi, bukan membasmi virus.

"Kami tidak akan mengendalikan pandemi. Kami akan mengontrol fakta bahwa kami mendapatkan vaksin, terapi, dan mitigasi lain," kata Meadows yang membandingkan covid-19 dengan flu musiman.

Terkait komentar tersebut, Kepala Darurat WHO Michael Ryan juga menegaskan meskipun mitigasi efek pandemi itu penting, upaya untuk memberantas virus tidak dapat ditinggalkan.

"Kita tidak boleh menyerah berusaha menekan penularan," ujar Ryan.(France24/AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT