27 October 2020, 03:05 WIB

DKI Harus Fokus 3 Hal di 2021


Hilda Julaika | Megapolitan

APBD DKI Jakarta 2021 diprediksi akan menyu sut jauh dibandingkan tahun ini akibat pandemi covid-19. Ahli tata ruang Universitas Trisakti Nirwono Joga meminta agar anggaran yang ada di tahun depan bisa fokus pada tiga hal.

“Pertama pada penanganan covid dan peningkatan fasilitas kesehatan,” kata Nirwono di Jakarta, kemarin.

Kedua, Pemprov DKI diminta tetap fokus pada program penanganan banjir seperti normalisasi kali, sungai, waduk, serta normalisasi saluran-saluran.

Ketiga, pada penataan dan peremajaan permukiman padat atau kampung kumuh. Menurutnya, peremajaan kampung kumuh ini bisa berkorelasi langsung dengan penanggulangan wabah covid- 19.

Peremajaan kampung kumuh tentunya akan menghadirkan rumah layak tinggal bagi warganya. Selain itu, dalam rumah tinggal layak tersebut, penyebaran covid dapat dicegah karena setiap rumah warga memiliki jarak yang cukup serta ventilasi yang memadai.

Pemprov DKI Jakarta bisa menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk ketiga program itu karena sifat dana tersebut harus bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi. Dengan membuat rumah yang layak dan sehat serta bebas banjir, pengeluaran warga akan terpusat pada konsumsi dan kebutuhan rumah tangga serta pendidikan dan sosial.

Tahun ini, Pemprov DKI mendapat persetujuan untuk pinjaman dana PEN sebesar Rp12,5 triliun. Dari total tersebut, sebesar Rp3,5 triliun telah cair. Masih ada Rp9 triliun yang dapat digunakan tahun depan.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik menyebut APBD DKI 2021 akan ikut terkontraksi mengikuti kontraksi tahun ini hingga 57%.

APBD DKI 2020 sebesar Rp87 triliun menyusut menjadi Rp59 triliun. Adapun untuk tahun depan diprediksi APBD DKI hanya sebesar Rp60 triliun.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan pembahasan APBD 2021 dilakukan pada awal November. Namun, waktu pastinya tetap menunggu dituntaskannya pembahasan APBD Perubahan 2020.

Sampai saat ini belum dipastikan tanggal pasti pembahasan APBD 2021. karena DPRD DKI masih memfokuskan pada penyelsaian APBD 2020 Perubahan. (Hld/Put/J-1)

BERITA TERKAIT