26 October 2020, 21:50 WIB

Delapan Kecamatan di Brebes Rawan Bencana


Supardji Rasban | Nusantara

MEMASUKI musim penghujan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, bersama TNI dan Polri menggelar apel antisipasi bencana, di Mapolres Brebes, Senin (26/10)

Titik rawan bencana longsor berada di wilayah Brebes selatan meliputi Kecamatan Salem, Bantarkawung, Bumiayu, Paguyagan dan Tonjong. Sedangkan titik rawan banjir berada di wilayah Pantura seperti Kecamatan Ketanggungan,Tanjung, dan Kecamatan Losari.

Apel antisipasi bencana tersebut juga diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti badan penanggulangan Bencana (BPBD), PMI dan Linmas.

Kepala Penaggulangan Bencana Alam Kabupaten Brebes yang juga Dandim 0713/ Brebes, Letkol (Inf) Muhammad Haikal Sofyan, menyebut dalampenanganan bencana yang paling utama menyelamatkankan manusianya.

"Baru kemudian persiapan material untuk menaggulangi bencana tersebut.Nantinya akan ada posko posko pengungsi yang jika terjadi bencana ada petugas yang mengarahkan para pengungsi agar ke posko-posko atau ke tempat-tempat yang lebih aman," ujar Haikal.

Kepala BPBD Kabupaten Brebes, Nushy Mansyur, mengakui masih ada sejumlah sungai yang pada tahun-tahun sebelumnya meluap dan menimbulkan banjir, yakni Sungai Babakan dan Sungai Cisanggarung.

"Di kedua sungai tersebut memang sudah ada penanganan seperti menambal tanggul-tanggul yang jebol seperti yang diperintahkan menteri pekerjaan umum saat meninjau banjir di tepian sungai babakan Januari lalu, namun sifatnya masih sementara atau belum secara permanen," terang Nushy. (OL-13)

Baca Juga: Dinkes Padang Tambah 23 Puskesmas untuk Tes Swab

BERITA TERKAIT