26 October 2020, 21:35 WIB

Meningkat, Menhub Sebut Kini Ada 26 Trayek Tol Laut


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

SEJAK diluncurkan pada 2015, program Tol Laut terus mengalami peningkatan dan perkembangan, baik dari segi infrastruktur, trayek atau lintasan, armada, jumlah muatan, maupun kapasitas

“Seperti kita ketahui jumlah trayek tol laut meningkat lebih dari tiga kali lipat, dari hanya tiga trayek pada 2015, kemudian enam trayek rute (2016). Kini berkembang menjadi 26 trayek pada tahun 2020 dan 100 pelabuhan singgah,” tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangn resminya, Senin (26/10).

Pada tahun kelima penyelenggaraan tol laut ini, Budi mengatakan, pihaknya menyiapkan beberapa instrumen guna memaksimalkan operasional tol laut. Diantaranya, pengadaan kapal baru, penetapan trayek rute dari beberapa pelabuhan pangkal ke berbagai kota dan pulau di wilayah  tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Kami juga melakukan digitalisasi dengan menetapkan pelabuhan Tol Laut sebagai pilot project dengan pengaturan pola jaringan pelabuhan hub and spoke yang bersumber dan melihat beberapa daerah sebagai pelabuhan utama (Hub) dan ada daerah sebagai pelabuhan pengumpan (Spoke),” jelas Menhub Budi.

Baca juga : Indonesia Peringkat Tertinggi Keterbukaan Laporan Keberlanjutan

Ia menerangkan, Tol Laut di tahun ini didorong untuk melibatkan sinergi antar Kementerian dan Lembaga untuk mengefisiensi biaya pengiriman barang kebutuhan pokok dan barang penting dan muatan balik hasil industri daerah yang tidak dapat optimal jika hanya menjadi beban pelayaran dan pelabuhan.

Kemenhub, tambah Budi, juga memperbaharuiregulasi yang berlaku dengan menyesuaikan tantangan dan dinamika selama pelaksanaan Tol Laut. Seperti melakukan sinergi dengan Sentra Bisnis Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), melakukan program pengendalian biaya logistik, program penguatan pengamanan laut.

“Tol Laut harus terus hadir dengan perfoma baru dengan sistem manajemen logistik dan digitalisasi yang terus berinovasi untuk memberi kemudahan bagi regulator maupun pelaku usaha," papar Budi.

Hingga saat ini, katanya, pemerintah telah membangun lebih dari 50 pelabuhan, 293 unit kapal yang terdiri dari 116 unit kapal perintis, 14 unit kapal kontainer, 6 unit kapal ternak dan 18 unit kapal rede dengan 2 unit digunakan sebagai kapal rumah sakit yang telah dioperasikan dan 138 kapal pelayaran rakyat telah dihibahkan kepada pemerintah daerah. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT