26 October 2020, 17:28 WIB

Depok Kembali jadi Zona Merah Penularan Covid-19


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

SATUAN Tugas Penanganan virus korona atau covid-19 menyampaikan pekan ini Kota Depok kembali ke zona merah penularan Covid-19.

Berdasarkan portal resmi Pemerintah Kota Depok http://data.covid-19.go.id tertera status Kota Depok per 25 Oktober 2020 masuk dalam resiko tinggi dengan skor 1,56.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dedi Supandi mengatakan dari penghitungan status hari Senin (26/10) berada pada zona merah.

“Rilis hari ini dari Satgas pusat, Kota Depok kembali ke zona resiko tinggi penularan covid-19 atau zona merah. Jadi pagi tadi release per hari Senin, hasil penghitungan kita berada pada zona merah dengan skor 1, 56,” katanya, Senin (26/10).

Untuk pekan lalu skor Kota Depok adalah 1,9. Namun pekan ini menjadi 1,56. “ Kalau minggu lalu kita 1,9. Ada 14 indikator yang menjadi parameter untuk menentukan zona resiko daerah yang ditetapkan oleh Satgas Pusat,” ujarnya.

Dengan kembalinya status Kota Depok ke zona merah maka kebijakan yang diberlakukan pun masih sama. Yaitu diberlakukan pembatasan jam aktivitas warga dan dunia usaha.

Baca juga : Mulai Hari Ini, Polri Gelar Operasi Zebra 2020

“Kebijakannya saat ini masih tetap menjalankan kebijakan-kebijakan yang ada, terutama pembatasan aktifitas warga dan aktivitas usaha kan kita belum melakukan pelonggaran dari saat yang lalu,” ungkapnya.

Diketahui, bahwa untuk kegiatan warga diluar rumah dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. Untuk dunia usaha semisal mal dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

“Sedangkan untuk restoran dan rumah makan sampai pukul 18.00 WIB untuk dine in, untuk take away sampai jam 21.00 WIB,” paparnya.

Kebijakan itu menurut dia masih diberlakukan di Kota Depok hingga saat ini, walaupun di Jakarta sudah diperbolehkan dine in hingga pukul 20.00 WIB.

“Meskipun beberapa wilayah di sekitar kita seperti Jakarta kan sudah melakukan dine in sampai jam 20.00 WIB. Kita dari minggu lalu pun belum berubah sampai dengan sekarang,” pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT