26 October 2020, 01:35 WIB

Pensiun, Khabib Penuhi Janji demi sang Ibu


MI | Olahraga

AKHIRNYA Khabib Nurmagomedov harus memenuhi janji yang terlontar untuk sang ibu. Pensiun dari ajang tarung bebas atau mixed martial arts (MMA) setelah berhasil mempertahankan gelar juara kelas ringan dengan mengalahkan petarung asal Amerika Serikat, Justin Gaethje, di ajang UFC 254, kemarin.

“Saya berjanji ini pertarungan terakhir. Bila saya sudah berjanji, saya harus menepatinya. Ini laga terakhir saya,” jelas Khabib selepas pertarungan yang dilangsungkan di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Petarung berjuluk the Eagle itu berjanji kepada ibunya akan berhenti bertarung selepas kepergian ayahnya.

Duel Khabib Nurmagomedov versus Justin Gaethje berakhir di ronde kedua lewat submission. Khabib menggunakan teknik kuncian triangle choke yang membuat petarung AS itu tidak sadarkan diri. Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan impresif Khabib, yakni 29 kemenangan tanpa kalah.

Laga tersebut memang emosional bagi Khabib karena menjadi pertarungan terakhirnya di ajang MMA, termasuk UFC. Meninggalnya sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, pada 3 Juli lalu jadi faktor utama Khabib memilih untuk pensiun.

Abdulmanap telah melatih Khabib bertarung sejak usia dini dan sempat berada di tim sudutnya saat Khabib menang atas Dustin Poirier di Abu Dhabi pada September 2019.

Petarung berusia 32 tahun itu menyatakan ketiadaan sang ayah di arena ialah hal yang paling penting di balik keputusannya untuk pensiun. “Tak mungkin saya bisa ada di sini tanpa ayah saya. Ketika UFC menghubungi saya untuk duel lawan Justin, saya berbincang dengan Ibu selama tiga hari,” kata Khabib yang bersujud dan berurai air mata setelah memenangi pertarungan.

Gaethje pun memuji Khabib. “Dia sosok petarung yang sulit untuk dikalahkan. Khabib bertarung untuk sesuatu yang spesial,” lanjut Gaethje yang menyempatkan memeluk lawan tangguhnya itu. (Btsport/Mal/R-2)
 

BERITA TERKAIT