25 October 2020, 05:55 WIB

Popularitas Gim di Tengah Pandemi


Sumber: Antara/AGI/Innersloth/Indonesian Digital Report 2020/Tim Riset MI-NRC | Weekend

GIM tampaknya telah menjadi hiburan utama bagi sebagian masyarakat selama pandemi ini. Terbukti, beberapa gim justru meraup keuntungan yang melejit selama wabah covid-19 melanda. Sebut saja Animal Crossing: New Horizons. Gim milik Nintendo yang baru dirilis pada 20 Maret 2020 ini sudah mencatatkan penjualan mencapai 22,4 juta unit hanya dalam waktu 3 bulan. Hal serupa juga dialami
developer gim Mojang Studios lewat gim mereka, Minecraft. Gim yang dirilis pada 2011 dan sudah menjual 200 juta unit ini mengalami lonjakan pemain yang cukup besar, mencapai 25% pada April 2020.

Lonjakan pemain yang sangat besar juga terlihat pada gim daring besutan Innersloth, Among Us. Gim yang dirilis pada 15 Juni 2018 ini mengalami peningkatan signifikan pada jumlah pemain per harinya. Peningkatannya mencapai 789% pada Agustus 2020 jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Sosialisasi dan edukasi covid-19 lewat gim


Di sisi lain, terkait dengan popularitas gim yang tengah melejit, developer gim asal Indonesia, semisal CIAYO Games, Educa Studio, GINVO Studio, dan Megaxus Infotech, menciptakan gim yang bertema covid-19. Para developer yang difasilitasi pemerintah ini membuat gim sebagai upaya untuk memberikan sosialisasi edukasi, pencegahan, dan penanggulangan wabah covid-19. Selama kurang lebih satu
bulan, mereka mendapatkan fasilitas untuk mewujudkan ide gim mereka menjadi gim siap pakai.

Gim-gim yang sudah diproduksi, semisal Chips: Corona Invasion dan Jakarta 2020, pun memuat banyak pesan tentang pencegahan dan penanggulangan covid-19. Diharapkan, gim-gim ini dapat menjadi sarana sosialisasi edukasi untuk masyarakat dengan media yang lebih menyenangkan dan mudah diakses siapa pun.

Gim tersebut juga dapat diunduh secara cuma-cuma di Google Play Store untuk ponsel pintar Android. Tak hanya itu, gim ini juga tak memiliki sistem monetisasi apa pun agar dapat memberikan pesan sosialisasi secara lebih maksimal.

 

BERITA TERKAIT