25 October 2020, 04:07 WIB

Presiden Apresiasi Perjuangan Dokter


Pra/Ata/X-10 | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga dari 136 dokter yang gugur saat menjalankan tugas penanganan pandemi covid-19. Atas pengorbanan sebagai pejuang garda terdepan, Presiden memberi penghormatan setinggi-tingginya
kepada para dokter.

“Keteladanan yang ditunjukkan para dokter di masa pandemi ini telah menginspirasi jutaan anak bangsa untuk saling menolong, saling peduli, bersatu-padu meringankan beban sesama, bersinergi mengatasi pandemi, dan berjuang bersama untuk pulih dan bangkit,” tutur Presiden Jokowi pada peringatan HUT ke-70 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang digelar secara virtual, kemarin.

Di tengah pandemi saat ini, Presiden mengatakan masyarakat sangat melihat dan merasakan ketangguhan para dokter yang memilih jalan sebagai pejuang kemanusiaan dan mengorbankan waktu dan tenaga mereka untuk menyelamatkan sesama.

“Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas pengabdian, perjuangan, dan pengorbanan para dokter Indonesia yang berada di garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di seluruh pelosok Tanah Air, memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan di kampung-kampung, di perbatasan, di pulau terdepan, dan juga di kawasan terisolasi,” ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengajak IDI mendukung reformasi sistem kesehatan yang dicanangkan. Pandemi covid-19 saat ini memberi banyak pelajaran untuk pembenahan sektor kesehatan.

“Saya berharap agar IDI menjadi bagian dalam gerbong reformasi sistem kesehatan. Keberhasilan reformasi ini tidak ditentukan oleh kerja pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan penuh dari organisasi profesi dan juga masyarakat,” kata Presiden.

Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia David S Perdana kusuma mengajak seluruh sejawat dokter di Indonesia untuk tetap teguh memegang asas kemaslahatan bagi seluruh masyarakat dan asas kesejawatan antar dokter.

“Mari bahu-membahu terus berjuang bersama karena tanggung jawab itu tersemat di pundak kita. Jangan patah semangat, kalau bukan kita sebagai dokter, siapa lagi yang dapat diharapkan menyelamatkan negeri kita tercinta Indonesia ini dari pandemi ini,” kata David dalam keterangan resmi, kemarin. (Pra/Ata/X-10)

BERITA TERKAIT