24 October 2020, 19:47 WIB

Anies: Pandemi, Satu Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah


Selamat Saragih | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, pandemi covid-19 telah mengubah kebiasaan, pola interaksi, dan cara menjalani kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat.

Saat ini, masyarakat dituntut bertransaksi secara online dan meminimalisasi interaksi secara langsung guna menghindari penularan covid-19.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 85%

Anies menyebut sejak Mei 2020 sebanyak satu juta pekerja dari total 4.000 perusahaan telah bekerja dari rumah. Menurut dia, hal itu merupakan pengalaman baru bagi warga Ibu Kota untuk beradaptasi dengan situasi pandemi.

"Lebih 1,5 juta pelajar dan 10.000-an guru telah melakukan pembelajaran jarak jauh. Ini adalah pengalaman baru bagi masyarakat Jakarta," kata Anies dalam diskusi daring, Sabtu (24/10).

Selain itu, lanjutnya, kebiasaan-kebiasaan baru mulai muncul selama pandemi covid-19, di antaranya beralih menggunakan sepeda dibanding kendaraan bermotor. Karena itulah, ujar Anies, pengguna sepeda meningkat hingga 1.000% selama pandemi.

"Orang-orang sekarang bebas bersepeda di pagi hari sebelum berangkat kerja atau kadang berangkat kerja dengan sepeda. Di Jakarta khususnya kita mengalami menjamurnya para pesepeda. Penduduk mulai mengadopsi cara baru untuk berolahraga menggunakan sepeda dan juga menggunakannya sebagai alat transportasi," ujar Anies.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta saat ini menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi jilid II selama dua pekan terhitung dari 12 hingga 25 Oktober 2020.

Selama PSBB masa transisi, ungkapnya, sejumlah aturan mulai dilonggarkan, seperti bioskop yang dibolehkan kembali beroperasi dan perkantoran sektor non-esensial boleh mempekerjakan karyawan di kantor dengan kapasitas maksimal 50%.

Adapun hingga Jumat kemarin, jumlah akumulatif pasien positif covid-19 di Ibu Kota adalah 99.158 orang. Sebanyak 84.430 orang dari total keseluruhan pasien covid-19 telah dinyatakan pulih. Untuk kasus aktif covid-19 di Ibu Kota saat ini tercatat 12.590 orang.

Sementara itu, 2.138 pasien covid-19 di Jakarta dilaporkan meninggal dunia. Jumlah kematian ini setara 2,2% dari total kasus di Jakarta. (J-2)

BERITA TERKAIT