24 October 2020, 09:48 WIB

Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kembali Dilanjutkan di AS


Nur Aivanni | Internasional

ASTRAZENECA mengumumkan uji coba kandidat vaksin covid-19 yang dikembangkan bersama Universitas Oxford telah dilanjutkan di AS.

"Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) hari ini mengizinkan dimulainya kembali di AS, menyusul dimulainya kembali uji coba di negara lain dalam beberapa pekan terakhir," kata AstraZeneca dalam sebuah pernyataan.

AS adalah satu-satunya negara dimana uji coba kandidat vaksin tersebut ditangguhkan setelah seorang peserta menderita penyakit enam minggu lalu. Covid-19 kini telah menewaskan lebih dari 223.000 orang Amerika.

Uji coba itu ditangguhkan di seluruh dunia pada 6 September, tetapi dilanjutkan segera, setelah itu di Inggris dan dalam minggu-minggu berikutnya di Afrika Selatan, Brasil lalu Jepang, dengan pihak berwenang memutuskan penyakit itu tampaknya tidak terkait dengan vaksin.

"FDA meninjau kembali semua data keamanan dari uji coba secara global dan menyimpulkan aman untuk melanjutkan uji coba tersebut," tutur AstraZeneca.

Baca juga: Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Meninggal di Brasil

Perusahaan tersebut pun berharap mendapatkan hasilnya di akhir tahun ini. Proyek vaksin AstraZeneca/Oxford adalah salah satu yang paling menjanjikan di dunia untuk memerangi pandemi global, yang kini telah merenggut nyawa 1,1 juta orang.

Kandidat vaksin tersebut adalah salah satu dari 10 kandidat vaksin yang sedang diuji pada puluhan ribu orang dalam uji coba fase 3.

Di Amerika Serikat, dua kandidat vaksin teratas yang bersaing untuk mendapatkan lampu hijau dari FDA adalah yang dibuat oleh Pfizer dan Moderna. Keduanya berharap untuk meminta persetujuan pada bulan depan.

Banyak negara mengandalkan penggunaan vaksin AstraZeneca / Oxford untuk menginokulasi penduduk mereka. (AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT