24 October 2020, 04:35 WIB

Wisatawan Pantai Akrabi Masker


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

BERJALAN di pantai, Erzaldi Rosman Djohan tidak cemas lagi. "Wisatawan semakin patuh menggunakan masker di sejumlah destinasi wisata. Tidak hanya dari luar daerah, warga lokal juga patuh," ujar Gubernur Bangka Belitung itu sambil tersenyum, kemarin.

Pemprov Bangka Belitung dan kabupaten/kota terus berupaya agar para wisatawan disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan. Kerja keras melalui sosialisasi itu membuahkan hasil.

Erzaldi melihat kedisiplinan warga menggunakan masker dan jaga jarak sudah terlihat di sejumlah pantai. Kondisi itu sangat melegakan karena potensi penularan bisa dikurangi.

"Kendati sudah kian patuh, tim kita terus turun ke objek-objek wisata demi mendisiplikan wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan. Kami tidak akan lelah terus melakukannya, demi memutus mata rantai penyebaran covid-19," tandasnya.

Kerja keras di Kota Semarang, Jawa Tengah, juga membuahkan hasil baik.

Status zona merah sudah turun menjadi oranye.

Pemerintah kota pun bersiap-siap mengeluarkan izin untuk operasional bioskop. "Ada tujuh bioskop yang mengajukan izin beroperasi lagi, setelah tujuh bulan tutup. Pekan depan, mungkin sudah ada 2 bioskop yang buka karena sudah memenuhi persyaratan protokol kesehatan," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Indriyasari.

Nol kasus

Hasil penerapan protokol kesehatan juga membuat Kota Surabaya, Jawa Timur, bisa menatap hari esok yang lebih baik. Pasalnya, setelah berstatus membara, mulai 21 Oktober lalu, sebanyak 63 kelurahan sudah tidak memiliki kasus alias 0 kasus.

"Satgas covid-19 akan terus melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan kondisi ini. Kami akan terus melakukan penguatan upaya promotif dan preventif melalui disiplin mematuhi protokol kesehatan," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara.

Pemkot juga tidak kendur melakukan tes usap, terutama di kawasan dengan angka risiko penjangkitan tinggi. "Dengan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, tingkat penularan jadi bisa sangat dikurangi," tambah Febriadhitya.

Di Jawa Timur, Surabaya, tidak sendiri. Kabupaten Tuban dan Lamongan juga mampu menurunkan status bahaya dari oranye menjadi kuning. Dengan status baru itu, Tuban tidak memperpanjang pemberlakukan jam malam. Namun, kedua daerah itu akan tetap melaksanakan operasi patuh protokol kesehatan.

"Kami tidak boleh kendur. Operasi patuh protokol kesehatan harus, tidak bisa ditawar," kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein.

Di Lamongan, pemkab mulai menggerakkan sektor usaha untuk kembali berproduksi, di antaranya sektor tekstil dan produk tekstil, kimia, farmasi, alat kesehatan, sektor makanan dan minuman, serta jasa telekomunikasi dan logistik.

"Saya minta dinas koperasi menjadi jembatan bagi pelaku usaha untuk memulihkan ekonomi," harap Bupati Fadeli.

Tidak bisa melarang aparatur sipil negara berlibur ke luar kota, pekan depan, Pemkot Cirebon, Jawa Barat, mengambil kebijakan strategis. "Setelah keluar kota, mereka wajib melakukan isolasi dan tes usap. Kami harus mencegah terjadinya klaster perkantoran setelah liburan," kata Sekretaris Daerah Agus Mulyadi. (AS/FL/YK/UL/MS/N-2)

BERITA TERKAIT