23 October 2020, 20:24 WIB

Operasi Zebra Fokus di Wilayah Rawan Pelanggaran Lantas


Rahmatul Fajri | Megapolitan

DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya akan menggelar Operasi Zebra di sejumlah titik yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Zebra 2020 selama dua pekan dari Senin (26/10) hingga Minggu (8/11).

Baca juga: Polda Sulteng Buru Penembak Polisi

Sambodo mengatakan Operasi Zebra dilakukan di titik sering terjadi pelanggaran, seperti banyaknya pengendara yang melawan arus dan masuk ke jalur busway. Selain itu, pihaknya juga akan sosialisasi mengenai penerapan protokol covid-19.

"Kita sosialisasi tentang protokol covid-19 dan UU Lalu lintas. Kita sifatnya hunting, jadi di titik-titik yang menjadi kerawanan pelanggaran di situ yang kita laksanakan. Dan titiknya berbeda. Misalnya, melawan arus, berarti kan di jalur busway kemudian di Lenteng Agung, misalnya," kata Sambodo, Jumat (23/10).

Sambodo mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel untuk Operasi Zebra nantinya. Ia mengaku dengan adanya libur panjang pada akhir Oktober bertepatan dengan cuti bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tak memengaruhi jalannya operasi. Begitu juga dengan aksi unjuk rasa penolakan omnibus law UU Cipta Kerja yang direncanakan pada 28 Oktober.

"Tetap ada yang bertugas pengamanan sama Operasi Zebra. Anggota kita banyak. Di DKI saja ada 4.800. Samsat kan libur, jadi anggota-anggota yang bertugas di pelayanan itu bisa kita gunakan untuk melaksanakan pengamanan unjuk rasa, maupun pengamanan libur panjang. Jadi tidak ada masalah," ungkapnya. (J-2)

BERITA TERKAIT