23 October 2020, 19:38 WIB

Hyundai Motor Naik Peringkat versi Global Brand Ranking Interbrand


RO | Otomotif

HYUNDAI Motor Company terus mengembangkan nilai brand Hyundai secara global dan mutunya di antara perusahaan otomotif lain, sesuai dengan survei Best Global Brand Interbrand 2020. 

Survei tersebut menunjukkan nilai brand global Hyundai Motor naik 1 persen dari tahun ke tahun menjadi US$14,3 miliar, menempati peringkat kelima di antara merek otomotif global dan peringkat ke-36 secara keseluruhan meskipun situasi pasar mengalami resesi yang disebabkan oleh pandemi.

Hyundai Motor telah terdaftar dalam 40 perusahaan global teratas Interbrand selama enam tahun berturut-turut. Sejak masuk dalam jajaran 100 perusahaan teratas dalam hal nilai brand pada 2005, Hyundai Motor tetap berada di peringkat 100 teratas selama 15 tahun berturut-turut.

Brand Valuation Global Director Interbrand Mike Rocha mengatakan, peningkatan nilai sebuah brand dari Hyundai Motor Company dapat dikaitkan dengan ekspansi bisnis yang substansial terhadap mobilitas masa depan dan investasi berkelanjutan pada brandnya, seperti peluncuran brand khusus EV, IONIQ.

"Kami sangat mengapresiasi pendekatan aktif dan proaktif perusahaan terhadap perubahan pasar sebagai brand yang berkelanjutan, yang meliputi perluasan saluran penjualan online, reaksi cepat terhadap kegiatan kontribusi sosial, dan peningkatan yang tepat sasaran dalam penjualan baterai elektrik EV maupun fuel-cell EV,” ujar Mike Rocha dalam siaran resminya, Selasa (20/10).

Komitmen Hyundai Motor terhadap elektrifikasi mobilitas baru-baru ini ditunjukkan dengan peluncuran brand khusus EV, IONIQ. Dengan keberadaan IONIQ, perusahaan akan memanfaatkan pengetahuan manufaktur terkemuka di industri EV untuk memperkenalkan tiga model khusus baru selama empat tahun ke depan dengan model yang lebih inovatif.

Penciptaan brand IONIQ merupakan tanggapan atas permintaan pasar yang berkembang pesat dan percepatan rencana Hyundai untuk memimpin pasar global EV.

Investasi Hyundai Motor dalam teknologi hydrogen fuel cell juga telah memperkuat posisinya di sektor transportasi yang terus berubah dengan cepat. Hyundai baru-baru ini mengirimkan tujuh unit  heavy-duty fuel cell electric yang diproduksi secara massal pertama di dunia kepada pelanggan di Swiss, dengan total 50 unit sudah beroperasi di sana tahun ini. 

Kapasitas produksi untuk heavy-duty fuel cell electric akan mencapai 2.000 unit per tahun pada tahun 2021 untuk mendukung ekspansinya ke Eropa, AS, dan Tiongkok seiring dengan meningkatnya permintaan untuk mobilitas bersih.

Menurut Global Chief Marketing Officer Hyundai Motor Company Wonhong Cho, perusahaannya telah beradaptasi dengan kondisi pasar yang berkembang pesat untuk menjadi pemimpin untuk mobilitas masa depan.

"Berbasis investasi yang berani dan daya saing teknologi terhadap industri mobilitas di masa depan, kami akan terus berupaya untuk memberikan pengalaman hidup yang lebih baik kepada pelanggan dan seluruh masyarakat dunia, sehingga menjadikan diri kami sebagai merek yang berkontribusi pada kebahagiaan manusia," tutup Wonhong Cho. (S-4)

BERITA TERKAIT