23 October 2020, 16:40 WIB

Jelang Musim Tanam, Pemda Lembata Siapkan Bibit dan Pupuk


Alexander P. Taum | Nusantara

MESKIPUN musim penghujan di Lembata belum dapat dipastikan, Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur telah mempersiapkan bibit dan pupuk, guna menghadapi musim tanam tahun 2020. Bahkan, sebagian besar bibit telah terdistribusi kepada petani.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lembata, drh. Mathias Beyeng, kepada Media Indonesia, Jumat (23/10). Dikatakannya, anggaran pengadaan bibit dan pupuk bersumber dari APBD II, APBD I dan APBN.

"Sudah ada bibit padi jenis ciheram tersedia untuk lahan kering 2200 Ha, benih Padi sawah tersedia untuk 30 Ha, bibit Padi lokal disediakan untuk 25 Ha. Sehingga kami sediakan benih padi untuk total 22.250 Ha," ujar Mathias Beyeng.

Disebutkan, selain benih padi, pemkab juga menyediakan benih jagung tersedia untuk 4.500 Ha, bibit kacang tanah tersedia untuk 260 Ha, bibit kacang hijau tersedia untuk 230 Ha, bibit Sorgum untuk 100 Ha.

Dikatakan, tahun ini Pemerintah pusat menurunkan bibit Jagung hibrida jenis NASA. Sebelumnya, menggunakan bibit jenis Bisi 228.

"Aanggaran untuk 30 ton benih padi dan jagung bersumber dari APBN. Benih jagung itu tersedia untuk 700 Ha lahn. 30 ton benih jagung Minggu depan akan selesai terdistribusi kepada petani," ujar Mathias Beyeng.

Mathias Beyeng menjelaskan, pihaknya juga menyediakan Pupuk cair organik sebanyak 45 ton, untuk padi dan sorgum.

"Sebagaian besar benih jagung sudah didistribusi, akan selesai dalam waktu satu dua hari. Benih Padi akan masuk dan siap distribusi. Sedangkan untuk Musim tanam, kami masih menantikan informasi dari BMKG. Biasanya bulan Oktober atau November musim hujan akan dimuali," ujar Mathias Beyeng.

Persiapan Lahan

Dinas Pertanian Kabupaten Lembata, telah mempersiapkan 400 Ha lahan untuk persapan musim tanam tahun 2020. Anggaran persiapan lahan tersebut bersumber dari APBD I.

"Kami sedang gerakan pendamping di Kecamatan dan desa supaya persiapan lahan harus bisa di mulai di kalangan petani. Kami optimis musim tanam tahun ini petani tidak kesulitan benih dan pupuk," tandasnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT