23 October 2020, 07:41 WIB

Kemendagri Dorong 40 Ribu Desa Punya Pengisian BBM


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

KEMENTERIAN Dalam Negeri RI bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) dalam mendukung perkembangan ekonomi dan kemandirian desa. Programnya melalui pembangunan 40 ribu outlet pertashop yang menyediakan BBM, LPG, dan pelumas di tingkat desa. Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Nata Irawan menyampaikan, Kemendagri RI akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara umum kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, serta penyelenggaraan pemerintahan desa untuk percepatan pencapaian target 40 ribu pertashop hingga 2024.

"Saya minta komitmen yang kuat dari pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten atau kota yang hadir, agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya serta mendukung percepatan perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan program kerja sama pertashop di desa dengan sebaik-baiknya," jelas Nata dalam keterangan resmi, Jumat (23/10).

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina Mas’ud Khamid mengatakan Pertamina sebagai agent of development selalu mendorong pertumbuhan ekonomi negara agar semakin berkembang. Salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

baca juga: Melayani Konsumen BBM di Pelosok Lewat Pertashop

Untuk itu, Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis pertashop kepada pemerintahan desa, koperasi serta pelaku usaha atau UKM seluruh Indonesia.

"Sejalan dengan program Pertamina One Village One Outlet, Pertamina akan memprioritaskan lembaga desa sebagai pengelola pertashop. Kami harap kehadiran pertashop dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa. Sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina," ujar Mas’ud.

Melalui kerja sama tersebut, pada tahun 2020 Pertamina menargetkan 4.558 Pertashop di seluruh wilayah Indonesia. Adapun hingga bulan Oktober ini, terdapat total 753 outlet Pertashop yang sudah dan akan siap beroperasi di Indonesia. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT