23 October 2020, 06:04 WIB

Kasus Menurun, Pemerintah Optimistis Mampu Menangani Covid-19


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

PEMERINTAH Indonesia optimistis dalam upaya penanganan Covid-19 di Tanah Air. Hal itu diwujudkan dengan berbagai upaya, seperti  peningkatan kapasitas pemeriksaan spesimen dan memperbanyak laboratorium untuk pengujian sampel di beberapa wilayah di Indonesia. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, laboratorium untuk pengujian sampel spesimen covid-19 mencapai 377 lab dalam kurun waktu tujuh bulan terakhir ini. Adanya penambahan lab tersebut diharapkan dapat mempercepat upaya tracing dan testing pasien Covid-19, sehingga penanganan Covid-19 dapat lebih dioptimalkan.

"Tambah 3 lagi atau 4 lagi Pak Tomi, jadi sekitar 377 laboratorium," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo dalam dialog bertajuk Keseimbangan Baru Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, yang dipandu oleh Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Suryopratomo di Media Center Satgas Penanganan COVID-19, Jakarta, Kamis (22/10).

Dengan bertambahnya laboratorium tersebut maka rata-rata pemeriksaan spesimen telah mencapai 270 ribu spesimen dari sekitar 33 ribu orang per hari. Setiap satu orang tersebut dapat diambil sampelnya lebih dari satu. Dengan kata lain, angka rata-rata pemeriksaan spesimen tersebut berada pada posisi 82,51 persen dari yang ditargetkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Data tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia serius dan terus optimistis meningkatkan kapasitas pemeriksaan spesimen untuk penanganan Covid-19 di Tanah Air.

"Dari standar yang ditetapkan WHO. Dan sekarang, sudah berada pada posisi, 82,51%. Sebuah angka yang harus dikui cukup membanggakan," jelas Doni.

Pencapaian tersebut sekaligus telah mencapai target dari yang diharapkan Presiden Joko Widodo, yakni pemeriksaan 30 ribu orang per hari.

"Alhamdulillah, target yang diberikan Presiden Jokowi, telah kita lampaui hari ini," ujar Doni.

Kasus Aktif Covid-19 Menurun

Doni Monardo juga menunjukkan prosentasi kasus Covid-19 aktif di Tanah Air yang terus mengalami penurunan. Menurut catatan Satgas Penanganan Covid-19, dalam satu bulan terakhir terjadi penurunan kasus aktif sebesar 6,79%. Hal tersebut menjadi prestasi lebih baik apabila dibandingkan negara-negara lain yang kasus aktifnya masih mengalami peningkatan.

"Tanggal 20 September, kasus aktif pada persentase 23,6%, kemudian tanggal 21 Oktober menjadi 16,81%. Terjadi penurunan sebesar 6,79%. Ini suatu prestasi yang luar biasa, ya. Dimana sekarang ini, banyak negara kasus aktifnya mengalami peningkatan," ungkap Doni.

Doni juga menunjukkan bahwa angka kesembuhan pasien Covid-19 di Tanah Air mengalami peningkatan sebesar 7,2%. Angka tersebut sekaligus telah melampaui standar WHO.

"Dari 20 September pada posisi 72,5 dan kita berada di bawah standar WHO. Waktu itu kalau tidak salah WHO sekitar 74-75, nah tanggal 21 berada pada posisi 79,73. Berarti, ada penambahan kasus sembuh itu mencapai lebih dari 7,20, per-7,20%," jelas Doni.

Adanya peningkatan kesembuhan pasien Covid-19 tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa tenaga kesehatan, dokter, perawat dan tim medis lainnya semakin memiliki kapasitas dan kemampuan untuk merawat para pasien. Hal itu juga harus diapresiasi.

"Kami semuanya menyampaikan terima kasih kepada tenaga dokter dan juga tenaga perawat, yang telah bekerja keras sehingga angka sembuh di seluruh daerah mengalami peningkatan," jelas Doni.

baca juga: Kolaborasi Ajak Cuci Tangan Pakai Sabun Terus Diperkuat

Selain itu, Doni juga menyampaikan bahwa adanya peningkatan capaian tersebut juga tak lepas dari adanya kerja sama dan kerja keras dari seluruh komponen yang ada di daerah. Sehingga seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan Covid-19 patut mendapatkan apresiasi.

"Ketua Satgas Daerah adalah pimpinan daerah, para gubernur, bupati, dan walikota. Kemudian, didukung oleh seluruh komponen yang ada, khususnya TNI dan Polri yang juga telah bekerja keras dalam beberapa bulan terakhir ini bersama-sama dengan pemerintah pusat termasuk juga pemerintah daerah, dan kami memberikan apresiasi kepada semua pihak, dan ini luar biasa," pungkas Doni. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT