23 October 2020, 04:30 WIB

BTN Raup Laba Bersih Rp1,12 Triliun


(Ant/E-3) | Ekonomi

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal III 2020 39,72% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp1,12 triliun dari Rp801 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan berbagai langkah penguatan yang telah dilakukan perseroan mulai menunjukkan hasil positif. Bank BTN telah melakukan penguatan di sisi kualitas aset, likuiditas, permodalan, bisnis, hingga langkah efisiensi.

"Di tengah tekanan akibat pandemi, kenaikan laba bersih Bank BTN menjadi bukti strategi yang kami lakukan berada pada jalur yang tepat. Hingga akhir tahun nanti, kami optimistis target laba bersih akan tercapai," ujar Pahala dalam acara Paparan Kinerja Bank BTN Kuartal III/2020 di Jakarta, kemarin.

Laporan keuangan emiten bersandi saham BBTN tersebut menunjukkan laba bersih perseroan ditopang oleh penurunan beban bunga dan efisiensi. Beban bunga BTN tercatat turun 3,49% (yoy) menjadi Rp11,95 triliun per kuartal III 2020.

Penurunan beban bunga itu ditopang aksi korporasi dalam pemangkasan dana mahal. Pemangkasan tersebut mampu menekan biaya dana atau cost of fund (CoF) hingga 70 basis poin (bps) sejak akhir 2019. Strategi efisiensi yang dilakukan Bank BTN juga sukses menekan angka cost to income ratio (CIR). Pada September 2020, CIR BTN turun 141 bps dari 57,13% pada September 2019 menjadi 55,72%.

Di sisi lain, perseroan tetap mencatatkan kenaikan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Bank BTN mencatatkan DPK naik 18,66% (yoy) dari Rp230,35 triliun per kuartal III 2019 menjadi Rp273,33 triliun di periode yang sama tahun ini.

BBTN pada kuartal III 2020 telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp254,91 triliun. Per kuartal III 2020, BBTN telah memberikan KPR Subsidi senilai Rp116,32 triliun atau naik 4,19% (yoy) dari Rp111,64 triliun. (Ant/E-3)

BERITA TERKAIT