22 October 2020, 19:15 WIB

Emil Klaim Dana PEN di Jawa Barat Tandas Terserap


Bayu Anggoro | Nusantara

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil atau biasa disapa kang Emil memastikan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dititipkan Pemerintah pusat melalui Bank Jabar Banten (Bjb) telah terserap seluruhnya.

Emil mengatakan, penyaluran dana Rp5 triliun itu hampir tersalurkan seluruhnya hingga Desember 2020. Dana dari pemerintah pusat tersebut ditujukan untuk memulihkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terimbas pandemi virus korona dan  infrastruktur padat karya untuk menyerap tenaga kerja.

Menurutnya, dana PEN dari pusat Rp2,5 triliun dan dana Bjb Rp2,5 triliun tersebut dipastikan sudah tersalurkan hampir seluruhnya.

"Dana itu sudah habis, performa penyalurannya sudah habis," kata Emil dalam siaran pers yang diterima, Kamis (22/10). Penerima dana PEN dari Bjb didominasi oleh sektor konstruksi dan perdagangan.

Emil mengatakan, total sudah ada Rp4,98 triliun kepada pihak yang membutuhkan dana pemulihan ekonomi. "Masing-masing mengambil porsi 25%, kami tengah melobi untuk meminta lagi," katanya.

Meski demikian, penambahan dana masih diperlukan mengingat sektor UMKM masih menemui kendala penerimaan subsidi dari pemerintah. Dia pun sudah menginstruksikan tim Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) untuk bersafari ke sejumlah kementerian untuk memastikan adanya dana bantuan dari pusat.

"Untuk memastikan dana pusat yang bisa kita mintakan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi Jabar," paparnya. Diketahui, pemerintah pusat memastikan telah memberikan pinjaman kepada dua daerah yang terdampak virus corona (COVID-19) cukup dalam, yakni Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jabar. Melalui dana pinjaman dari pemerintah pusat, Kang Emil berharap, Provinsi Jabar bisa bangkit lebih awal dalam upaya pemulihan. (OL-13)

Baca Juga: Teten Akui Serapan Dana PEN UMKM Masih Rendah

BERITA TERKAIT