22 October 2020, 14:10 WIB

Terpisah sejak Kerusuhan Maluku 1999 si Kembar Bersua Lagi


Adi Kristiadi | Nusantara

RINI, 55, ibu angkat Treni Fitri Yana, 24, warga Blitar, Jawa Timur, sulit tidur saban malam. Dia sering teringat keluarga Enceng Dedi dan Enok Rohaenah (alm) yang menjadi transmigrasi di Ambon, Maluku. Kerusuhan Ambom pada 1999, membuat keluarganya hilang kontak dengan mereka.

"Kami telah mendengar apa yang diucapkan oleh Treni Fitri Yana yang sudah beranjak dewasa. Dia memang anak angkat saya. Ketika, kedua orang tuanya menitipkannya anaknya saat ingin transmigrasi. Kepada Ibrahim warga Garut membawa Trena Mustika, Treni Fitri Yana dibawa ke Blitar, Jawa Timur." kata, Rini, Kamis (22/10) di Kampung Cipaingen, Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Selama kerusuhan di Maluku, jelas dia, keluarganya kesulitan untuk mencari alamat keluarga Enceng. Handphone dan telepon tidak seperi saat ini mudah didapat, pada 1999 hanphone masih jarang. Dia dan Misranto suaminya, akhirnya mengasuh Elis Treni Mustika yang saat itu berumur 2 bulan. Elis akhirnya berganti nama menjadi Treni Fitri Yana.

"Kerusuhan di Maluku membuat para transmigran dan tetangganya di lokasi transmigrasi kebingungan, terutama kemana harus mencari keluarga Enceng Dedi. Apalagi, alamat di Tasikmalaya tidak tahu dan sekarang," ujarnya.

Tanpa disengaja, jelas dia, Treni yang aktif mencari saudara kembarnya di media sosial menemukannya. Treni mengajaknya untuk ke Tasikmalaya untuk bertemu langsung saudara kembarnya.

Sementara itu, ayah kandung Enceng Dedi, 59, mengatakan, dirinya sudah menyampaikannya kepada Treni bahwa selama berpisah ibunya telah meninggal dunia karena sakit dan ditambah memikirkan putrinya yang terpisah lama.

"Pertemuan saudara kembar ini memang tidak disaksikan ibu kandungnya, Enok Rohaenah. Tapi alhamdulillah, saya sebagai ayah kandung menyaksikan pertemuan ini. Kami bersyukur anak kembarnya kembali bisa dipertemukan bersama 7 saudaranya," paparnya. (OL-13)

Baca Juga: Penyerangan Dekat Kedubes Israel di Paris, Warga Inggris Ditangkap

BERITA TERKAIT