22 October 2020, 03:40 WIB

Dua Nasution Saling Beradu di Bawaslu


(YP/CS/LN/N-2) | Nusantara

PERSAINGAN calon kepala daerah menuju puncak makin memanas. Di Medan, Sumatra Utara, dua kubu yang berhadapan sudah saling lapor ke Bawaslu.

Di kota berhawa panas itu perebutan takhta terjadi di antara orang-orang bernama besar. Petahana Akhyar Nasution yang berpasangan dengan Salman Alfarisi ditantang menantu  Presiden Joko Widodo Muhammad Afi f Nasution atau Bobby Nasution yang menggandeng Aulia Rachman.

Akhyar mulai mendapat masalah ketika ia bersama lima orang lainnya membentangkan spanduk yang mencantumkan dua logo. Yang satu mirip dengan logo Pemkot Medan dan satu lagi mirip logo
PDAM Tirtanadi.

Panitia Pengawas Kecamatan Medan Timur menyatakan Akhyar telah melakukan pelanggaran administrasi. Sang petahana kembali kesandung karena dilaporkan melibatkan anak-anak saat berkampanye.

Pembalasan pun disiapkan kubu Akhyar-Salman. Mereka melaporkan Wakil Gubernur Musa Rajekshah yang mendukung Bobby-Aulia. “Wagub berfoto bersama Bobby. Dia juga mengacungkan dua jari,”
kata Koordinator Tim Kampanye Akhyar-Salman, Muhammad Hatta.

Di Karawang, Jawa Barat, petahana Cellica Nurrachadiana yang menggandeng Aep Syaepuloh juga mulai mendapat serangan. Seorang kiai menuding mereka melakukan politik uang dengan memberikan dana kepada lima pengasuh pondok pesantren.

Kemarin, tim hukum pasangan ini melaporkan sang kiai, yakni KH Ahmad Ruhyat Hasby, yang juga Ketua Nahdlatul Ulama Karawang ke Polres Karawang. “Kang Uyan telah menyebarkan berita bohong
yang merugikan pasangan calon nomor 02,” ujar Dul Jalil, kuasa hukum Cellica-Aep.

Sementara itu, di Makassar, Sulawesi Selatan, Saeful Mujani Research and Consulting memanaskan persaingan dengan merilis hasil survei.

Hasil jajak pendapat pada 21-25 September, menempatkan pasangan Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi berada di urutan pertama. Urutan berikutnya ditempati Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando,
Syamsu Rizal-Fadli Ananda dan di posisi buncit Irman Yasin Limpo-Andi M Zunnun. (YP/CS/LN/N-2)

BERITA TERKAIT