22 October 2020, 08:31 WIB

Angkasa Pura II Hemat Rp1,8 T selama Pandemi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PRESIDENT Director PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin menuturkan dalam sembilan bulan terakhir atau selama pandemi covid-19, pihaknya melakukan penghematan operasional.

“Fasilitas yang digunakan di bandara disesuaikan dengan pergerakan penumpang sehingga penetapan pola operasional ini memungkinkan bandara dapat melakukan efisiensi. Sepanjang sembilan bulan terakhir, AP II berhemat Rp1,8 triliun,” jelas Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/10).

Pada awal tahun ini, Awaluddin menyebut rute internasional mulai melemah dari Januari hingga Februari. Kemudian pada Maret, rute domestik ikut terdampak. Angkasa Pura II selaku pengelola 19 bandara, sebutnya, melakukan sejumlah penyesuaian untuk menjaga konektivitas udara tanah air.

Baca juga: AP II Sediakan Jalur Khusus PMI di Bandara Soetta

Ia juga menjelaskan, sebagai langkah antisipasi agar bandara tetap beroperasi optimal, AP II menetapkan 4 pola operasional yakni Normal Operation, Slow Down Operation, Minimum Operation I dan Minimum Operation II.

AP II bersama stakeholder, imbuh Awaluddin, juga menetapkan SOP dalam penanganan covid-19. Protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 juga diterapkan.

“Protokol kesehatan, SOP fasilitas dan pelayanan, serta kolaborasi, membuat kepercayaan masyarakat meningkat ditandai dengan meningkatnya jumlah penumpang pesawat di 19 bandara," tutur Awaluddin.

Ia menerangkan, pada Kuartal II 2020 jumlah penumpang pesawat sebanyak 1,56 juta orang. Lalu meroket 247% menjadi 5,42 juta orang pada Kuartal III/2020.

AP II juga berupaya melakukan optimalisasi aset, salah satu realisasinya adalah dibukanya secara resmi pangkalan helikopter (Heliport) di Bandara Soekarno-Hatta yang dikelola oleh Whitesky. Heliport tersebut digunakan untuk transportasi dan medis.(OL-5)

BERITA TERKAIT